Mengapa harus menulis setiap hari? Untuk membiasakan diri. Bila sudah biasa, maka hilang rasa terpaksa, sirna rasa malas. Seperti halnya Anda makan, karena sudah terbiasa dan butuh saat lapar, tak pernah ada orang yang terpaksa atau malas makan. Kecuali terpaksa atau malas cari makan. Kenapa harus menulis apa saja? Karena tidak setiap waktu dan hari menemukan satu jenis ide atau objek menulis. Jika tentang hal yang sama terus menerus, akan membosankan bagi penulis atau pembaca. Hidup ini terlalu luas untuk mengunci diri. Ayat-ayat semesta ini sangat berlimpah untuk direnungkan dan dibagi pesan-pesannya. Kok mau ikut tantangan menulis 30 hari? Agar tidak merasa sendiri dan terasing. Ternyata di luar sana banyak yang juga sama-sama sedang belajar merangkai kata, tertatih menyusun kalimat dengan sederhana, terseok mengungkap rasa dan berani bersuara tanpa harus mengeluarkan bunyi yang bising. Mereka sedang berlomba sebanyak mungkin mengeluarkan tulisan-tulisan jeleknya...