Oleh: Iwan Wahyudi (Penulis Buku “Hidup adalah Catatan” ) Belasan tahun lalu pagi-pagi sekali saya perlu menghubungi seorang dokter yang juga kepala RSUD. Bukan terkait kedaruratan penanganan orang sakit, tapi minta persetujuan penggunaan salah satu ruang yayasan yang beliau bawahi untuk sebuah pertemuan. Saya tak menggunakan waktu Subuh menghubungi, karena waktu privasi setiap orang hingga mau berangkat kantor, juga disibukan dengan persiapan mengantar anak sekolah. Saya memilih pukul 7 pagi, sebelum ia tiba di kantor dan bergelut dengan kesibukan melayani masyarakat. Di ujung sana telpon saya di angkat oleh anaknya. Dari suaranya saya bisa menerka seusia Sekolah Dasar, "Bapak masih shalat Dhuha, nanti hubungi kembali 5 menit lagi ya." Demikian pesannya. Dhuha yang identik dengan salah satu shalat sunah dan salah satu nama surah dalam Al-Qur'an itu merupakan sepenggalan waktu yang selalu semua makhluk lewati tiap harinya. Rentang waktu yang dim...
Sudah lama tidak menulis artikel yang agak panjang. Maksud saya dengan panjang 8-10 paragraf. Biasanya 4-5 paragraf ala status Facebook dan media sosial lainnya. Ramadan kemarin coba menantang diri sendiri agar rutin menulis artikel panjang sebulan penuh. Dengan peningkatan volume dan frekuensi ibadah selama Ramadan, saya juga sadar waktu akan menjadi kendala dan alasan yang melemahkan diri. Dan ini selalu berulang dan celah kegagalan. Saya mengajak Kang Syamsudin Kadir agar niatan baik itu terlaksana di website Penerbit Panggita www.panggitapublishing.com. Setidaknya saat saya bolong tidak menulis, goresan beliau menambalnya. Bila beliau kosong, saya wajib mengisi. Alhamdulillah jika kami berdua sama-sama menulis lebih dari satu artikel tiap hari. Gayung bersambut. Sempat datang kekhawatiran, bagaimana bila suatu hari kami berdua sama-sama kosong menulis? Saya coba mengajak seorang sohib lama semasa aktivis mahasiswa dulu, Ustadz Junaidi Ana . Tema seputar Ramadan yang begi...