“Si Manis Jenang khas Bima yang diburu untuk berbuka puasa . ” Karedo Maci Kandole (KMK) masuk dalam bangsa bubur pada jagad kuliner. Sesuai dengan namanya dalam bahasa Bima “Karedo” artinya bubur, “Maci” artinya manis dan “Kandole” artinya bulat. Sehingga arti dari asal katanya menjadi bubur manis bulat. Nama lain bubur ini Jenouri atau Januri. Di daerah lain mirip-mirip Jenang atau Candil. Sangat mudah ditemukan bagi mereka yang ngabuburit. KMK akan dijejerkan dengan kuliner sebangsanya seperti bubur kacang hijau, kolak dan cendol. KMK dibuat dari bahan dasar tepung beras. Tepung beras yang dicampur dengan sedikit air kemudian dibulatkan sedemikian rupa seukuran kelereng dengan tangan. Siapkan santan dan gula merah, masak hingga mendidih. Lalu masukan tepung beras yang sudah dibulatkan tadi, tunggu hingga masak dengan tekstur menjadi kenyal dan kuahnya mengental. KMK siap dihidangkan. Sebagian ada yang menambahkan topping berupa kacang hijau atau sagu mutiara “ma...
“Uta Palumara Londe atau ikan palumara bandeng, salah satu bentuk palumara dengan bahan ikan bandeng di Bima-Dompu, NTB. Rasanya manis, asam, pedas dan segar. ” Palumara adalah sebutan untuk sup ikan kuah kuning untuk daerah Bima, NTB dan juga Sulawesi Selatan khususnya Makassar/Bugis. Yang membedakannya pada beberapa rempah-rempah yang menjadi bumbu khas kuah kuning tersebut. Bahan utama palumara berbagai jenis ikan laut. Uta Palumara Londe atau ikan palumara bandeng, salah satu bentuk palumara dengan bahan ikan bandeng di Bima-Dompu, NTB. Sedangkan bumbu yang digunakan diantaranya adalah bawang putih, bawang merah, cabe merah, kunyit dan juga tomat. Untuk menambah rasa asam ada juga yang menambahkan asam Jawa, selain tomat. Kuliner ini memiliki rasa yang manis, asam dan pedas. Untuk menghasilkan citarasa dan aroma khas ditambahkan kemangi. Dibeberapa tempat palumara juga diberi santan untuk memberi rasa gurih dan kental. Kandungan gizi Uta Palumara Londe tidak usah di...