Langsung ke konten utama

Postingan

212 [NAFKAHKAN YANG BAIK DAN MULIA]

  “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”   (QS. Al-BAqarah: 267) Diantara banyak nikmat dari-Nya adalah hasil usaha dan apa yang Allah swt keluarkan dari bumi seperti hasil pertanian dan tambang untuk manusia, khususnya orang-orang beriman. Semua hasil usaha dan rezeki yang di dapat dari bumi tersebut seberapa pun banyaknya, Allah swt hanya meminta agar di nafkahkan di jalan-Nya sebagian saja. Hal itu berlaku untuk sesuatu yang wajib dikeluarkan baik yang didalamnya berlaku syarat dan ketentuan ataupun tidak. Sesuatu yang wajib berdasarkan syarat dan ketentuan seperti zakat. Sedangkan yang tidak terikat bisa berupa in...

204 [NOSTALGIA DAN BUKU BARENG]

Sejak awal dimulai Zoomeet semalam suasana nostalgia mulai terasa. Pengantar di awal oleh Hasbi punggawa Teras Positif @teraspositif penyelenggara acara yang pernah menjadi Ketua BEM Fikom UTS (Universitas Teknologi Sumbawa). Kemudian mukadimah kelas on line oleh Ridho Fi Sabilillah @melayang_ketimur yang menyapa beberapa anak Fikom angkatannya seperti Shella, menarik memori yang tertindis empat tahun lamanya.  Melihat para elang muda (sapaan kami pada mahasiswa dan alumni UTS) telah eksis pada titiknya masing-masing pasca kampus, mengingatkan pada filosofi elang. Ia akan mengepakan sayapnya dan terbang tinggi. Bergerak dan menggerakan, bergerak dan melintasi banyak ruang dan beragam tempat.  Saya pribadi mengenal Ridho akhir 2017 saat buku antologinya menjadi salah satu buku yang diluncurkan pada acara yang bertempat di Istana Dalam Loka, Sumbawa. Kemudian lebih dekat sejak 2019, apalagi setelah itu menulis bareng para mahasiswa UTS 2014-2017 pada buku “Kepak Saya...

203 [AWALI DENGAN KEBAIKAN]

“Awali segala sesuatu dengan kebaikan. Bila gagal sudah mendapat kebaikan, jika berhasil berlimpah kebaikan.”  Alhamdulillah kita memasuki lembar pertama tahun Hijriah 1447. Dalam kalender Indonesia masuk salah satu libur nasional. Sebagian kita mungkin merasa sama saja dengan hari lainnya. Kecuali libur dan tidak beraktivitas rutin. Ini permulaan untuk setahun ke depan.  Setiap apa pun mari awali dengan kebaikan, termasuk di niat dalam diri, lalui dengan cara yang baik dan akhiri pula dengan baik. Jangan berasumsi ah tidak apa-apa mulai dari hal buruk, berproses dengan cara jahat, yang penting hasil akhirnya baik dan bisa bertaubat. Siapa yang bisa jamin usia sampai sana? Jika meninggal saat menikmati kejahatan saat berproses dan kecanduan menghalalkan segala cara, apa tidak rugi?  "Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,... " (QS. Al-Israa: 7) Yuk Bismillah ...

202 [TUTUP BUKU]

Akhirnya kita tutup serentak bersama, usai halaman terakhir dilewati hari ini. Tapi belum tentu jumlah baris dan paragraf nya sama. Ya, malam ini kita hijrah ke buku yang berbeda lagi. Sambungan dari sebelumnya.  Kita hatamkan bersama, namun beda seberapa banyak yang dapat terserap dalam kepala. Durasi yang sama tak mampu mengintervensi dan mengintimidasi agar semua sama.  Isi tinta di pena kita sama, yang berbeda jumlah karya. Walau pernah juga dalam satu antologi. Kemana hilang atau mangkraknya tinta itu tidak ada urusan. Tak mungkin dicuri orang. Kelalaian dan kemalasan yang merampasnya.  Bersyukur Alhamdulillah atas segala senyum, beristighfar tersebab khilaf, kemaksiatan dan kelalaian. Buku kemarin yang terlewati bukan fiksi.  Tutup buku itu dengan segala episodenya. Usap sesal, siapkan nyala untuk membalas semuanya. Tidak sekadar janji tanpa realisasi, retorika tanpa realita,  Titip buku itu untuk nanti diambil kembali. Bersama buku sebelumnya,...

201 [HIDUP ADALAH PINJAMAN]

“Bila sesuatu yang dipinjamkan dipergunakan tidak semestinya dan dikembalikan tidak baik-baik saja, tentu rasa kecewa dan marah tak bisa dipungkiri dari pemiliknya." Saya pernah beberapa kali menjumpai motor dinas, berplat merah tentunya lalu lalang dengan kondisi tidak terawat, plat nomor sudah kadaluarsa alias nunggak pajak dan nyaris pudar warna merahnya, dibawa oleh oknum orang tak berpakaian dinas, diluar jam kerja pula. Ditambah tak menggunakan helm. Apa memori kepala si pengendara itu hilang sebagian ya? Motor yang ditungganginya itu cuma pinjaman dari negara dari pajak rakyat untuk menunjang kerja dinas pelayanannya. Bukan sebagai alat gaya dan pamer kesombongan. Apa lagi kemudian ingin memiliki seutuhnya. Anda pernah meminjamkan uang pada seseorang? Saat peminjam datang memelas dan mengiba sebagai jurus rayuannya yang meluluhkan hati. Tapi, pada waktu jatuh tempo pengembalian pura-pura lupa bahkan membuat capek menagihnya. Dasar oknum manusia, tak berhati, bal...

200 [NASKAH UNTUK PRABOWO]

“Dengan buku saya bisa pergi kemanapun di dunia, saya bisa belajar dari pengalaman manusia selama ratusan tahun.” (Prabowo Subianto) Saya memasuki ruangan itu dengan mendekap beberapa naskah buku yang sudah diamplop masing-masing. Selain naskah saya juga ada beberapa naskah teman. Kemudian menyerahkannya pada seseorang dalam ruangan salah satu hotel yang memang khusus untuk beberapa orang dengan ditengahnya ada meja rapat yang memanjang dikelilingi oleh mereka.  Beberapa waktu kemudian masuk sosok yang kini menjadi orang nomor satu di negeri ini, Prabowo Subianto. Saya juga kaget, tak menyangka, awalnya hanya diminta serahkan pada staf kepresidenan disalah satu ruangan hotel. Setelah duduk diantara kursi di meja rapat, seseorang menyodorkan selembar kertas pada Mr. President. Setelah sekilas membaca, ia melirik kearah saya duduk beliau tiba-tiba bertanya, “Loh, Wan buku kamu mana? Kok g ada”. Saya dengan singap berdiri dan melangkah kesamping beliau untuk melihat lembar...

196 [GERAKAN DAN TULISAN]

“Tulis apa yang Anda gerakan dan gerakan apa yang Anda tulis.” Bertemu kembali dengan Bang Abdul Hayyi, ibarat memutar kembali memori 18 tahun silam. Pada tanggal 11 Februari 2007M/23 Muharram 1428H saya menandatangani Surat Keputusan KAMMI Daerah NTB Nomor: 03/SK/KU-i/VI. KD-5/KAMMI/II/2007 yang mengukuhkan Susunan Kepengurusan KAMMI Komisariat Lombok Timur 2007-2008. Nahkoda pertama Komisariat ini di pimpin oleh Safarudin Ibn Harman (almarhum) UGR di dampingi Sekretaris Abdul Hayyi Zakaria STKIP Hamzanwadi. Sejak itu intensitas komunikasi antara kami begitu sering. Setelah menjadi alumni, seingat saya tahun 2016 baru bertemu lagi dengan beliau di Pondok Pesantren Al-Madani, tempatnya bersama sang kakak berkhidmat. Ketika itu saya mengantar buku karya pertama saya.  Saya banyak menjumpai beberapa organisasi di daerah, jika ditanya sejak tanggal berapa organisasi Anda di deklarasikan dan memiliki kepengurusan di daerah? Hampir semua menyebut tanggal lahir or...