Pagi ini saya mencicipi sepotong roti dan segelas
kopi. Nikmat sekali, Alhamdulillah…
Tak perlu sepiring atau sebungkus roti untuk memulai
hari. Kita cuma butuh sepotong energi untuk menyapa pagi.
Agar fisik mampu meraba pikiran dan memilah dari
akal yang akal-akalan serta kelicikan yang menyusup dalam kepintaran.
Untuk tubuh kuat berdiri takbiratul ihram dan sujud mengecup bumi bila panggilan-Nya
menggema semesta.
Agar langkah tak lama berjeda tapak dan absen dari
jejak. Karena kaki bukan untuk berdiri selamanya, ia juga harus melangkah,
bergerak menjelajah.
Tak perlu segelas bahkan satu teko kopi guna
menyentak stagnasi. Kita cuma butuh
satu sruput yang menyadarkan dan seteguk yang menggerakan.
Untuk mengingatkan kembali tujuan awal dari segala
yang membuat berani melangkah, tak ragu memilih dan tak gentar akan resikonya.
Agar diri tersadar. Rutinitas bukan candu yang
melemahkan dan kehilangan kepekaan pada diri dan sekitar. Semua bukan untuk
ditonton atau dibiarkan lewat, tapi kesempatan turun tangan minimal turut doa
yang tak boleh terlewatkan.
Bila cukup sepotong, kenapa berburu sepiring dengan
cara hina? Jika cukup seteguk, kenapa rakus satu teko dengan menjual diri?
#reHATiwan #reHATIwanInspiring #MariBerbagiMakna #InspirasiWajahNegeri #IWANwahyudi #Sepotong #Roti #Energi #Seteguk #Kopi #Motivasi
@rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar