Kaus kaki bolong, iya
itu pernah saya rasakan saat dulu bersekolah hingga saya dewasa. Bahkan
mengalami juga kaus kaki longgar dan kemudian ditahan dengan karet gelang. Hal
ini wajar terjadi pada rakyat biasa atau pejabat rendahan. Namun, bagaimana
jika itu terjadi pada seorang Sultan dan juga Wakil Presiden RI?
Dalam Sidang MPR 1978
yang riuh dengan wakil rakyat dan pejabat tinggi negeri ini, para wartawan
menemukan hal unik. Bukan pejabat atau wakil rakyat yang tertidur atau sambil
main android tidak fokus mengikuti sidang. Tapi, seorang
Sultan yang juga Wakil Presiden RI Sultan Hamengku Buwono (HB) IX, kaus kakinya
longgar dan untuk menahan agar tidak melorot digunakan karet gelang.
Hal itu tak hanya sekali
terlihat pada Raja ke-9 Kesultanan Yogyakarta yang memiliki nama Gusti Raden
Mas Dorodjatun.
"Kesederhanaannya
tercermin saat beliau menonton sepakbola seorang wartawan melihat di kaki
beliau terpasang kaus kaki berlubang dan longgar. Sampai-sampai untuk menahan
melorotnya kaus kaki digunakan gelang karet untuk mengikatnya," kata Sri
Sultan HB X saat melakukan orasi budaya dalam acara Pengetan Panghargyan Satu
Abad Sri Sultan HB IX di Pagelaran, Alun-alun Selatan, Kompleks Kraton,
Yogyakarta.
Bila hal itu terjadi
sekali, bisa jadi itu sebuah kekhilafan. Tapi, ini beberapa kali. Itu
membuktikan kesederhanan sosok yang juga pernah menjabat beberapa kali menteri
sejak Indonesia baru merdeka era Presiden Soekarno itu.
Sultan HB X bukan raja
yang kere dan miskin hingga tak mampu membeli sekadar sepasang kaus kaki yang
layak. Pada masa awal kemerdekaan, beliau menyumbangkan uang pribadinya sebesar
6,5 juta gulden untuk Republik Indonesia dan 5 juta gulden untuk kesejahteraan
rakyat. Jika ditaksir nominal tersebut bernilai hingga puluhan miliar rupiah pada
masa itu.
Pemimpin sederhana dan bersahaja tak akan kurang wibawanya dihadapan rakyat, daripada pemimpin yang berpura-pura penuh kebohongan dan kamuflase.
#Gerimis30Hari #Gerimis_Jun26_20 #Sultan #KausKaki #Bolong #reHATIwan #reHATIwanInspiring #IWANwahyudi
@gerimis30hari @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar