Langsung ke konten utama

134 [POTRET]

 


Awal pekan ini saya disuguhi oleh Bung M Herman Yadi sesama aktivis kala mahasiswa dulu satu album foto edisi cetak. Masa itu punya kamera digital sangat langka, masih kamera analog yang pakai rol film itu.

Album itu mengobati rasa kehilangan saya atas banyak foto cetak yang rusak karena melekat pada plastik album, CD backup foto-foto yang tergores dan tak terbaca lagi, hingga hardisk eksternal penyimpan arsip juga foto yang tak bisa lagi dibuka karena minta diformat ulang yang artinya akan menghapus habis semua file-file berharga itu.

Sebuah potret akan berbicara banyak hal. Raut wajah dan gestur tubuh, kostum dan tempat hingga beragam makna yang tak tampak didepan mata, tapi hadir kembali mewakili makna sebuah peristiwa.

Selembar foto juga menjadi saksi otentik yang tak tergantikan. Sehebat apa pun AI membantu mengkonstruksi sebuah gambar dan foto akan hambar nilai rasa dan makna. Cuma kepuasan tidak asli yang sementara dan kamuflase semu.

Sebuah foto selain menyimpan nostalgia, melahirkan ruang refleksi (muhasabah) diri. Dengan usia yang berubah, harus lebih memberi perubahan. Dengan idealisme yang termakan waktu tak boleh sirna. Dengan peran dan posisi yang telah berganti, namun harus tetap memberi arti.

Kali ini entah yang keberapa bermajelis kopi dan buku dengan Pak dosen UTS Bang Jul Lembo Ade sejak kami sama-sama memulai pengabdian lima tahun silam pada sebuah kampus di bawah bukit Olat Maras itu. Bahkan hingga berubah posisi dan tempat mengabdi masih terjaga. Dan setiap perjumpaan perlu diabadikan dengan sebuah foto.


Cordova Street, A-03, 13 Juni 2026
#Gerimis30Hari #Gerimis_Jun26_13#Potret #Foto #reHATIwan #reHATIwanInspiring #IWANwahyudi
@gerimis30hari @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[MENGABADIKAN TULISAN]

  "Menulis adalah bekerja untuk keabadian" -Pramoedya Ananta Toer (Pram)- Setelah melalui berbagai macam proses hingga melahirkan sebuah tulisan, sebagian dari kita merasa telah final goresan itu akan abadi sebagaimana perkataan Pramoedya Ananta Toer di atas. Segolongan dari kita malah selangkah agak jauh mempostingnya apa akun media sosial. Agar kata-kata buah penanya segera menemui pembaca. Supaya makna yang ingin disampaikan tak menunggu lama untuk terus terbagai. Biar amal jariyah manfaat kalimat-kalimat ajakan dari teks itu mulai mengalir deras pada penulisnya. Saya pernah merasa kehilangan dari tulisan-tulisan yang susah payah dan memakan banyak waktu menenunnya. Karena file termakan virus, hardisk rusak tak bisa dibuka, android hilang atau dicuri orang hingga akun media sosial di hack atau blokir. Itu sebagai penanda hilangnya "keramat" keabadian tulisan saya, anda dan kita. Dari semua dinamika itu, saya sampai pada sebuah ujung. Setiap tulisan harus ...

[PEMUDA MATAHARI PAGI] #MudaMenyala

  Oleh: Iwan Wahyudi Penulis Buku “Pemuda Inspirasi Wajah Negeri”   “Pemuda adalah matahari terbit di pagi hari, mereka membawa harapan bagi dunia.” (Jalaluddin Muhammad Rumi) IA jembatan penghubung   antara gelap dan terang, dari malam gulita dengan cahaya siang. Menapaki jembatan itu dengan berlahan, tak instan dan seketika. Pembatas yang nyata dan tegas, namun lembut berlahan sebagaimana degradasi malam berangsur fajar hingga mentari pagi. Ia kehangatan yang menggairahkan. Menebar energi keseluruh pelosok bumi. Pada hamparan daratannya yang membentang, ke samuderanya yang luas laksana marmer biru tak bertepi, hingga udaranya menyelimuti ibarat tameng pelindung yang sempurna. Tak terik yang menyengat membakar kulit dan berujung petaka dehidrasi. Ia alarm memulai kembali gerakan. Dari waktu panjang istirahat yang melenakan. Penyingkap rayuan selimut yang hangat menjerumuskan. Penghentak tidur dan pembawa alam mimpi pada ruang kenyataan. Pendobrak stagnasi yang me...

[CETAKAN KEDUA PEMUDA INSPIRASI WAJAH NEGERI]

  Alhamdulillah mari dimiliki dan baca... Oktober bulan kaum muda Indonesia "Pemuda adalah sumber kekayaan intelektual, mereka memiliki gagasan segar untuk masa depan." -Albert Einstein- PEMUDA INSPIRASI WAJAH NEGERI Penulis: Iwan Wahyudi IWAN Wahyudi Tebal: 122 halaman ISBN: 978-634-04-5709-4 Penerbit: PANGGITA Harga: Rp70.000- Info pemesanan 082 266 544 388