Nasi balap sebutan yang identik dengan nasi bungkus untuk sarapan yang sering dijajakan keliling dengan menggunakan sepeda di Lombok khususnya Kota Mataram. Nasi bungkus sederhana yang berisi seporsi nasi putih, suwiran daging ayam bumbu pedas, kedelai goreng dan sambal khas. Harganya yang murah membuatnya pilihan utama anak kost.
Tak jarang ada toping tambahan tempe orek pedas, mie/bihun goreng, oseng buncis/kacang panjang dan kerupuk. Kemudian berkembang juga berisi ikan tongkol, telur goreng/balado, hati ampela, lindung, paru dan sebagainya.
Sosok legenda ini
mulai mangkal di Universitas Mataramn (Unram) dengan sepedanya (kemudian motor)
sejak 1971. Dan di Asrama Mahasiswa (sekarang asrama putra) sejak gedung
tersebut mulai beroperasi.
Beliau tak hanya
menjadi saksi pergantian rektor dan regenerasi aktivis mahasiswa yang biasanya
kebanyakan tinggal di asrama, tapi juga ikut merasakan pahit getirnya mahasiswa
menyambung hidup sekadar dengan sebungkus nasi balap yang bisa dilunasi ketika
kiriman orang tua atau beasiswa cair. Bahkan hingga ada yang saling
mengikhlaskan saja dengan beliau alias pemutihan seiring berjalannya waktu.
Setamat SR (Sekolah
Rakyat) di Lombok Timur tahun 1966, ia melanjutkan SMP di Mataram. Kemudian
mulailah berjualan nasi balap keliling gang dipemukiman, perkantoran dan
sekolah-sekolah. Pada tahun 2016 beliau memilih pensiun berjualan yang
dilanjutkan oleh putranya.
Mengisi waktu luang,
kini ia mendirikan warung sembako sederhana di depan rumahnya Lingkungan Otak
Desa Utara, Kelurahan Dayen Paken, Ampenan (sebelah Timur Pasar Kebon Roek). Tak
jarang para alumni asrama juga berkunjung ke tempat beliau untuk bernostalgia.
Termasuk saya yang sejak 2012 (dari jejak foto) tak bersua lagi dengannya.
Nama Haji Wahab
nasi balap, tak mungkin hilang dari memori anak asrama dan PKM (gedung sebelah
asrama) hingga angkatan 2016. Iya tak hanya legenda sarapan, tapi juga harapan
yang turut mencerdaskan anak bangsa dengan nasi balapnya sebelum program MBG
ada.(*)
#Gerimis30Hari #Gerimis_Jun26_11#NasiBalap #Lombok #Asrama #Unram #reHATIwan #reHATIwanInspiring #IWANwahyudi
@gerimis30hari @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar