Dalam sebuah komunitas akan terjalin persahabatan dan kebersamaan. Dalam proses panjang menumbuhkannya memerlukan pemeliharaan diantaranya dengan kecintaan dan kesetiaan. Sebuah refleksi inisiatif yang diperlukan oleh jiwa-jiwa yang tulus dalam persahabatan.
Bermula dengan saling mengenal (ta'aruf). Mengenal dalam arti hakiki yaitu ketika dua anak manusia saling mengenal dengan ketulusan. Melalui proses saling menyapa dan mengenal bukan sekedar nama semata, namun identitas lainnya.
Proses itu kemudian akan naik pada level saling memahami eksistensi masing-masing (tafahum). Langkah kedua dalam memahami eksistensi persahabatan dan kebersamaan tentang jalan pikiran, perasaan jiwa, watak dan karakter dasar serta kecenderungan masing-masing hingga menghadirkan dan menumbuhkan kesadaran pentingnya saling menghargai.
Hingga persahabatan sejati itu lahir dari proses kerjasama dalam saling tolong-menolong (ta'awun). Kristalisasi dari rasa cinta seseorang pada sahabatnya akan tumbuh menjadi persahabatan sejati. Akan tetapi semua harus bermuara pada landasan ikhlas karena Allah.
Dalam kehidupan, perpisahan dengan sesuatu yang dicintai akan sangat menyakitkan karena kekalnya persahabatan dan kebersamaan adalah peristiwa yang disukai dan dirindukan setiap orang. Walaupun perpisahan merupakan peristiwa yang perih, sedih dan menyakitkan, namun akan mengajarkan lebih dalam berharganya persahabatan agar dijaga sebaik-baiknya.
"Dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sungguh, Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana." (QS. Al-Anfal:63).
Jika persahabatan dan kebersamaan dalam komunitas tidak dilandasi oleh ketulusan, kesetiaan dan kecintaan maka peluang berpisah sangat terbuka. Baik perpisahan di dunia maupun akhirat kelak yang tentu lebih menyakitkan.
08092020
#IWANwahyudi
#MariBerbagiMakna
#InspirasiWajahNegeri
@iwanwahyudi1
@inspirasiwajahnegeri
Komentar
Posting Komentar