Langsung ke konten utama

[JEDALAH, DENGARKAN AZAN!] #NulisRabiulAwal

 


“Azan bukan sekadar seruan penanda waktu salat, setelah terdengar dibiarkan berlalu. Atau terkerdilkan sebatas alarm penanda, dimatikan kemudian aktivitas dilanjutkan.”


Salah satu hikmah waktu shalat lima kali sehari, di lima waktu tersebut kita perlujeda sejenak dari beragam aktivitas duniawi. Manusia bukan robot tanpa istirahat, jiwa dan raga bukan benda mati tak perlu jeda sejenak.


Salah satu hal terindah adalah dapat menjawab suara azan. Bukan semata menjawab dengan mendirikan shalat yang bisa saja setelah panggilan itu berlalu beberapa waktu. Bahkan penanda jam istirahat dari rutinitas. Tapi, benar-benar menjawab azan itu dengan kalimat yang sama dengan yang terucap oleh muazin saat itu.


Siapa yang menjawab panggilan azan seperti seruan muazin dari dalam hatinya, maka akan masuk surga (HR. Muslim, Abu Daud). Umar bin Khatab ra. menyampaikan sabda Rasulullah saw. itu. Siapa di antara kita yang membuang begitu saja tiket ke surga?


Dari Sa’d bin Abi Waqqash ra. menyampaikan sabda Rasulullah saw lainnya. Siapa yang mengucapkan (menjawab azan) itu, maka dosa-dosanya akan diampuni (HR. Ahmad, Muslim). Siapa di antara kita yang tak mau diampuni dosanya, sedangkan setiap hari ada saja kemaksiatan diperbuat hingga menumpuk?


Abdullah bin Umar ra, beliau bercerita. Seorang sahabat bertanya pada Rasulullah saw, perihal muazin yang mendapat keutamaan dibandingkan mereka yang lain (tidak jadi muazin). “Ucapkan seperti yang diucapkan muazin, jika kamu telah selesai, berdoalah maka kamu akan diberi”(HR. Abu Daud, Ibn Hibban). Begitu jawaban dari baginda nabi. Siapa di antara kita yang doanya tak ingin dikabulkan?


Azan penuh dengan kemuliaan dan keberlimpahan yang bisa kita raih. Nantikan saat suara itu akan berkumandang, jawab setiap lafaz muazin, akhiri dengan doa dan ikuti dengan menunaikan shalat di awal waktu.(*) 


30082026
#NulisRabiulAwal #NulisRabiulAwal_04 #rehatiwan #rehatiwaninspiring #MariBerbagiMakna #IWANwahyudi #Azan #Dengarkan #Jawab #Jeda
@rehatiwan Rehatiwan Inspiring
www.rehatiwan.blogspot.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

[AWALI MAKAN DENGAN BASMALLAH] #NulisRabiulAwal

  Betapa sering kita melihat anak kecil yang mau makan lalu berucap, “Ayo baca bismillah dulu” atau “Baca apa dulu sebelum makan anak manis?”. Hal itu entah spontan atau memang sedang mendidik sejak dini atau latah begitu saja, namun merupakan hal yang paling membekas dan mengisi memori mereka. Bisa jadi hal itu terjadi pada kita sendiri waktu kecil. Pernahkah hal sederhana itu, maksudnya menasehati agar sebelum makan membaca basmallah   kita sampaikan pada teman seusia yang telah remaja, dewasa bahkan tua? Atau jangan-jangan malah diri sendiri selalu kelolosan tanpa baca apa pun saat melahap makanan. Membaca basmallah sebelum makan mungkin terlihat biasa, tidak istimewa amat.   Tapi taukah, hal itu yang dilakukan oleh manusia paling mulia teladan kita semua. Rasulullah Muhammad saw. Dari ‘Aisyah  radhiyallahu ‘anha , Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda,   “ Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia me...

[SELALU ADA JALAN UNTUK SENYUM] #NulisRabiulAwal

  Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.“ (HR at-Tirmidzi) Betapa banyak cara berbuat baik, dari yang besar hingga yang sederhana. Dari yang bersyarat hingga tanpa modal apa-apa. Hal terkecil berupa senyuman. Tak perlu modal harta seperti ibadah sedekah, zakat hingga pergi haji yang berjuta-juta rupiah. Cukup tersenyum sekali saja tiap hari. Baik pada tetangga, teman, kerabat di tempat kerja, hingga penjual kebutuhan harian bahkan tukang parkir. Bisa kan? Bila hari itu hanya di rumah atau tempat kos sedang sendiri. Anda bisa senyum lewat perangkat komunikasi dan media sosial. Lewat emot senyum status, komentar atau menjawab pesan. Di dunia nyata terhalang jarak dan waktu, dunia maya juga boleh dong. Yuuk jangan pelit senyum. Jangan mau jadi orang paling rugi karena tidak bisa, tidak mau dan tidak sempat senyum sekali sehari. Pinja...