Mendengar kata ini, pasti sebagian kita merasa bosan, memuakkan dan cuek aja. Apalagi akhir-akhir ini panggung politik di Indonesia riuh dan bercampur aduk tak karuan.
Ia sebenarnya seni mengubah ketidak mungkinan menjadi mungkin. Hal ini yang membuat kian banyak politisi bertahan bahkan mendayung diatas gelombang dan badai politik sekalipun. Mirip-mirip episode diatas papan caturlah.
Dalam politik harus ada aktornya dan mereka yang selalu terlihat dan wara-wiri dihadapan mata kita. Dan pasti ada penonton seperti kita-kita ini yang kadang larut dalam suasana yang dilakoni oleh aktor, bersorak sorai atau mencaci emosi.
Pagung adalah layar tempat aktor bermain sesuai dengan suasana. Panggung perang tak mungkin aktor tidur dan bermimpi, panggung bergegas tak mungkin aktor masih berselimut dan seterusnya. Waktupun tak kalah penting. Kapan harus mulai, merendah, meninggi bahkan usai.
Tapi ingat selain papan catur, anak catur, waktu permainan, penonton, tentu ada yang menjadi sutradaranya. Dalam politik beda dan mirip tipis dengan itu.
13012021
#30haribercerita #30hbc2113 #reHATIwan #MariBebagiMakna #InspirasiWajahNegeri
#IWANwahyudi
@30haribercerita
@inspirasiwajahnegeri
@iwanwahyudi1
Komentar
Posting Komentar