Langsung ke konten utama

Postingan

[HARGA SEBUAH KEMEGAHAN]

Barangkali ada diantara kita yang berpikir membuat bangunan megah agar dapat memberikan rasa nyaman pada para penguninya. Mungkin ada juga yang ingin menjamin anak keturunan dengan harta yang menumpuk. Boleh jadi ada juga yang berprediksi kemegahan itu akan mendatangan banyak teman dan sahabat. Pernahkah terbersit oleh kita bangunan megah yang kita dirikan akan menjadi sengketa para penghuninya, menimbulkan perikaian bahkan perpecahan sesama, padahal masih bertalian darah. Atau sekilas terpikir tumpukan harta hasil jerih payah bertahun-tahun hanya dihamburkan oleh anak keturunan untuk berfoya-foya yang menjauhkannya dari jalan kebaikan. Atau Setidaknya mungkin pernah ada kekhawatiran kemegahan yang menyangkari kita itu menjadi pemicu keçemburuan sosial lingkungan sekitar karena ia memberi jarak antar sesama. Kemegahan sejati adalah setiap apapun bahkan hal sekecil apapun yang membuat lapang jiwa kita dan lebar penampang hati orang-orang disekelilingnya untuk berbuat kebaikan-kebaikan. ...

[BP, JEJAK MEMAHAT INSPIRASI]

Selasa (17/12/2019) malam adalah waktu yang sangat mengaduk emosi para pemain dan pendukung Persija Jakarta yang saat itu berlaga melawan Persebaya Surabaya. Bukan karena sengitnya pertandingan, namun hal lain diluar itu striker senior Persija, Bambang Pamungkas (BP) resmi mengumumkan pensiun. Bambang Pamungkas bukan sekedar pemain senior di Persija bahkan dalam sepakbola Indonesia, ia menjadi legenda hidup Persija. Baginya Persija adalah tim yang benar-benar istimewa. Ia menghabiskan sebagian besar kariernya di Persija. 20 Tahun membuktikan kesetiaannya dalam sepokbola terutama tim Persija dengan 200 gol yang berhasil dicetaknya. BP satu-satunya pemain Persija yang menjadi saksi dan berperan dalam meraih gelar kedua juara Liga Indonesia pada  musim 2018 setelah menunggu selama 17 tahun. Stadion Gelora Bung Karno malam itu seakan menjadi milik BP. Dalam ungkapan hati yang disampaikan ditengah lapangan dan disimak dengan seksama oleh The Jakmania sporter Persija, saya me...

[LITERASI SANG LEGENDA BOLA]

Ketika disebut nama Bambang Pamungkas,tentu hampir semua orang yang mengenal nama ini akan mengidentikannya dengan si kulit Bundar, Sepakbola. Wajar ia sudah lebih dari dua puluh tahun menjejak karirnya disana dan telah mencetak dua ratus gol selama kiprahnya itu. Tapi hanya sedikit orang yang tau ia gemar menulis, bukan sekedar menulis. Tapi bagi saya yang baru sadar tentang hal ini sehari yang lalu, ia adalah orang yang rutin menulis diantara kesibukannya berlatih, bertanding dan membagi waktu dengan keluarganya. Sebagian dari anda juga baru ngeh kalau BP (panggilan yang kini menjadi branding Bambang Pamungkas) rutin menulis. Kita bisa membuka website pribadinya www.bambangpamungkas20.com , begitu khas tulisannya terkait banyak hal dan bagi saya kaya akan motivasi bagi siapapun yang membacanya. Sekali lagi tak mudah rutin menulis dan itu dilakukan oleh seorang legenda sepekbola bukan setelah ia pensiun dari lapangan hijau.  Bisa jadi salahsatu faktor yang ...

[APA KABAR PAGI KITA?]

Jika orang super kaya, penguasa paling hebat, dan pesohor paling populer sejagad raya ini di tanya "Apa capaian hidup yang belum ada raih?" atau "Masih adakah keinginan hidup yang anda impikan?", pasti mereka akan menjawab dan menyebutkan capaian hidup dan impian yang masih menjadi daftar dalam kepala dan jiwanya.  Artinya mereka masih belum menemukan tanda titik dalam capaian hidup, baru koma. Lalu bagaimana dengan kita yang secara ekonomi terjun bebas dibanding mereka, rakyat golongan lemah tanpa memiliki kekuatan apalagi kekuasaan bahkan pada diri sendiri kadang-kadang, tak ada orang yang mengenal kita dan ngefans mati dan militan membela kita? Pasti daftar impian dan capaian hidup yang ingin menjadi kenyataan begitu panjang dan tak bernomor lagi.  Jika mereka diatas kita lebih awal mengijak rem mengejar impiannya dengan segala fasilitas yang tersedia, apakah kita lebih belakang start mengejar impian-impian sederhana dibanding mereka? Tentu jika hasra...

[BERBAGI NIKMAT]

"Siapa yang tidak mensyukuri nikmat, akan kehilangan nikmat itu. Siapa yang mensyukurinya, berarti ia telah mengikat nikmat itu dengan tali yang kuat." (Ibnu Atha'illah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam)  Setiap orang dianugerahi kelebihan nikmat yang berbeda-beda dan tentu salah satu mensyukuri nikmat itu dengan berbagi pada yang membutuhkan. Hal yang dibagi tentu akan berbeda setiap diri dengan yang lainnya. Ada yang berupa harta, bisa berupa ilmu, juga dapat dengan tenaga.  Berbagi kisah, mencerita peristiwa, bertutur kata dalam goresan pena sebentuk rasa syukur dari nikmat yang dirasa, dalam bahagia yang menggembira, pada ucap terimakasih kepada Pencipta. Karena dalam setiap tulisan ada takdir mata yang membacanya, dalam setiap rasa ada jatah hati yang menyimpannya, dalam setiap anugerah harus ada rasa syukur pada-Nya.  Selamat berakhir pekan kerabat semua.  Rumah Merpati 22 17122021 #MariBerbagiMakna #InspirasiWajahNegeri #reHATIwan #IWANwahyudi @ins...

[DAYA TAHAN]

Kenapa masih ada orang yang menjual lilin atau lampu minyak di warung atau pasar perkotaan dimana semua rumah telah terpasang listrik? Bukankah sudah ada lampu emergency yang cenderung lebih praktis, menyala lebih terang, bebas asap, bahkan tidak rentan terhadap bahaya kebakaran. Kemajuan jaman cenderung akan melindas semua yang tidak sesuai dengan kebutuhan jaman yang kian praktis, cepat, ramah lingkungan bahkan murah. Apakah semua akan secara otomatis akan benar-benar punah dan tergantikan?. Saya rasa semua tergantung daya tahan masing-masing. Seperti itu yang terjadi pada lilin dan lampu minyak. Daya tahan akan makin kuat saat motivasi dan harapan untuk tetap bertahan masih ada. Lilin tau persis tidak semua orang memiki uang lebih untuk membeli lampu emergency, penjual lampu emergencypun tak sampai ke pelosok paling ujung dan terdalam tempat tinggal para langganan listrik PLN. Lampu minyak juga paham ia tak akan dipake lagi pada hotel berbintang maupun rumah mewah, asapn...

[ADA BATAS]

Tak ada siang yang tak lenyap oleh senja Tak ada pula malam yang tak habis dilahap Fajar Seperti daratan membentang memiliki ujung Ibarat samudera yang terhampar pasti bertepi Setiap ciptaan-Nya memiliki kadar dan jangka waktu. Sehebat , kuat, besar dan luar biasa apapun. Yang abadi hanya IA. Keangkuhan hanya sesaat, kesombongan pasti lenyap, kecongkakan pasti punya batas, kepongahan pasti akan sirna. 15122018