Langsung ke konten utama

151 [KUAT BERSAMA-NYA]

 


Kita telah sampai pada pertengahan tahun 2026, akhir bulan Juni. Dan juga bersamaan dengannya menapaki awal tahun baru Islam 1448 Hijriyah. Banyak waktu yang terlewati, banyak peristiwa terlalui dengan beragam ujian yang tak kecil, kadang di luar prediksi. Lalu kenapa dan bagaimana diri bisa sampai titik ini dengan berbagai deraan yang begitu keras, bahkan sempat tersungkur itu?

Hari-hari dan tahun berikutnya mustahil ada jaminan, tanpa ujian. Bukan manusia bila tak diuji, bukan hidup jika ujian berhenti. Kualitas orang terlihat dari seberapa sering berhadapan dengan ujian. Level seseorang terbentuk dari seberapa kuat melewati ujian berat.

“Sesungguhnya besarnya pahala tergantung dari besarnya ujian. Sesungguhnya, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya. Siapa yang rida dengan ujian itu, maka dia mendapat rida-Nya. Siapa yang membenci ujian itu, maka Allah memurkainya.” (HR. at-Trmidzi dan Ibnu Majah)

Ujian jangan disempitkan hanya berupa penderitaan semata, dibalik kebahagiaan sesungguhnya juga bentuk ujian yang diberikan oleh-Nya.

Kata kuncinya adalah jangan takut ujian, jangan lari dari ujian, hadapi dan menangkan diri dihadapan ujian. Lalu bagaimana bisa jadi pemenang ? Pemenang sukses menaklukan ujian, juga pemenang yang tegar hadapi ujian kegagalan.

Ujian tak jarang membuat diri lemah, hingga imunitas petarung dan bertahan tergerus kemudian kalah. Ujian kebanyakan membuat orang bersedih hati terlebih dahulu, padahal belum mencoba melaluinya, kalah sebelum masuk arena.

“Janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, padahal kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang mukmin.” (QS. Ali Imran: 139)

Bila Anda beriman, maka Allah akan bersama Anda dan Anda yakin keberadaan dan kekuatan Allah tak akan membiarkan berjalan dan menghadapi hidup sendirian.

Anda kuat bila bersama Allah. Anda akan lemah dan kalah bila sinyal Anda pada-Nya menjauh.

Cordova Street, A-03, 30Juni 2026
#Gerimis30Hari #Gerimis_Jun26_30 #Kuat #BersamaNya #Ujian #reHATIwan #reHATIwanInspiring #IWANwahyudi
@gerimis30hari @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

161 [ASRAMA DAN SEKOLAH KEPEMIMPINAN]

  Sepenuhnya tidak janjian jumpa berempat. Awalnya cuma dengan Sahrel Gunawan @sahrelgunawan_ mahasiswa pasca sarjana UGM yang sedang mudik liburan. Usai Jumatan Sahrel ketemu Rasdan dan Ramadhan. Akhirnya kami duduk satu meja di gerobak mie ayam samping masjid usai Jumatan. Sahrel Gunawan angkatan 2018, Rasdan dan Ramadan angkatan 2021 Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Rasdan dan Ramadan lulus September 2025 lalu. Sedang Sahrel jadi mahasiswa UGM dengan beasiswa LPDP mulai semester ganjil tahun lalu. Kami nostalgia kehidupan di Asrama Mahasiswa UTS, setidaknya perubahan sebelum dan pasca covid 19. Asrama tak bisa disamakan dengan asrama santri pondok pesantren yang ketat dengan aturan. Atau sebebas ngekos di rumah susun yang sangat longgar tanpa ada kegiatan bersama yang menyatukan. Asrama hingga menjelang covid diperuntukan untuk anak semester satu. Maunya sih semua semester, tapi fasilitas tidak selengkap UI, IPB atau kampus besar di Jawa. Apalagi UTS swasta. Pokoknya...