Ramadan sebagai bulan mulia dan bertabur kemuliaan dengan pahala yang dilipatgandakan, tentu menjadi peluang bagi siapa saja untuk tidak membiarkannya berlalu begitu saja. Begitu pula dengan para sahabat ra.
Mereka menyiapkan diri jauh-jauh hari untuk bertemu dengan
Ramadan. Bahkan saking ngebet berjumpa
Ramadan dan mau gas poll beribadah juga
beramal di dalamnya mereka sebagaimana disebutkan oleh ulama tabi’ tabiin Mu’alla
bin Al-Fadhl telah rajin berdoa enam bulan sebelumnya.
Al-Hafidz Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam Kitab Lathaif Al-Ma’arif menyebutkan
satu riwayat yang menunjukan semangat menyambut Ramadan tersebut. Mua’alla bin
Al-Fadhl mengatakan, “Dulu
para sahabat, selama enam bulan sebelum datang Ramadan, mereka berdoa agar
Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadan. Kemudian, selama enam bulan
sesudah ramadan, mereka berdoa agar Allah menerima amal mereka selama bulan
Ramadan.”
Dalam kitab yang sama Ibnu Rajab menyebutkan
salah satu contoh doa yang mereka lantunkan. Diriwayatkan dari Yahya bin Abi
Katsir – seorang ulama tabi’in –, bahwa beliau mengatakan,
Diantara doa
sebagian sahabat ketika datang Ramadhan, “Ya
Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan
kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.”
Ramadan 90 hari lagi. Mari persiapkan diri
dengan sepenuh hati agar Ramadan juga sepenuhnya dapat diraih.
Cordova
A-03, 20 November 2025
#JelajahRamadan #90HariMenujuRamadan #90HariMenujuRamadan
#reHATIwan #reHATIwanInspiring #IWANwahyudi #MariBerbagiMakna @rehatiwan
@rehatiwanInspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar