Langsung ke konten utama

062 [BERDOALAH KAPANPUN]

Ketika masih kelas 2 Sekolah Dasar, suatu malam saat terjaga gigi saya terasa sakit sekali. Sudah ganti-ganti posisi tidur tak sedikit pun mereda. Dalam hati sepertinya ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Akhirnya bangun dan ke kamar mandi dan berwudhu. 

Saya shalat dua rakaat dan kemudian mengambil Al-Qur'an. Membaca beberapa ayat awal surah Al-Baqarah. Kemudian saya khusyu sekali berdoa agar diredakan rasa sakit pada gigi. Beberapa saat kemudian saya bawa berbaring dan gigi sedikit mendingan. 

Yah begitulah, saat membutuhkan doa menjadi sarana meminta pertolongan pada-Nya. Ketika sudah tak berdaya dengan usaha manusiawi, baru tersadar ada Allah swt Yang Maha Memberi jalan keluar. 

“Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina“. [QS. Ghafir/40 : 60].

Ayat di atas selain anjuran untuk berdoa, Allah memberi jaminan memperkanankannya. Bahkan jika tidak meminta pada-Nya dan merasa bisa mengatasi semua masalah kehidupan sendiri, di sana telah tumbuh bibit kesombongan tak melibatkan-Nya. 

Ramadan selama 30 hari kita berpuasa, salah satu waktu dimana doa di ijabah ialah ketika seseorang berpuasa. Mungkin saat ini beberapa masalah sudah terselesaikan atau belum ada yang menghampiri. Apa salahnya menabung doa jauh-jauh waktu sejak sekarang. 

Tentunya Allah SWT sangat menyukai itu. Penghambaan dan ketergantungan pada-Nya sepanjang waktu. Bukan dikala sulit dan kepepet dalam kebuntuan hidup saja baru mengingat-Nya. 

Rumah Merpati 22, 3 Maret 2025
#JelajahRamadan #ceritaramadanku #ceritaramadanku2503 #mariberbagimakna #reHATIwan #reHATIwanInspiring #MemungutKataKata #IWANwahyudi 
@rehatiwan @rehatiwaninspiring @sobatnulis.ig 
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[SALAM PAGI 201: MEKARLAH DI PAGI HARI]

  Assalamu'alaikum Pagi Pagi ini tengok taman di halaman rumah, lihat pucuk-pucuk pepohonan di sekitar, bunga-bunga pada pot-pot kecil di sudut ruang. Resapi aroma wanginya yang merasuk bersama kesegaran udara. Bunganya yang bermekaran, menambah hangat semesta bersama cahaya mentari. Kita tidak salah lihat dan kebetulan menikmati aroma itu pagi ini saja. Kebanyakan bunga memang bermekaran di pagi hari. Ada jam biologis ( ritme sirkandi ) internal yang teratur sedemikan rupa. Mode sinyal otomatis berdasarkan siklusus terang-gelap yang memacu waktu terbaik untuk membuka kelopak dan menutupnya usai menebar aroma. Itu juga terjadi pada manusia, hingga ada waktu terjaga bila tidur dengan durasi waktu tertentu. Bila lekas tidur, cepat pula terbangun. Jika bergadang kelewatan, akan sering bangun kesiangan. Pagi hari sinar matahari menjadikan perubahan suhu memicu sel-sel motorik di pangkal kelopak bunga meregang dan membuka. Rangsangan cahaya dan suhu ini yang secara ilmiah dike...

027 [HR.RASUNA SAID TUTUP USIA]

Namanya terkenal dengan salah satu ruas jalan di Ibu Kota Jakarta, Jalan HR. Rasuna Said. Jujur dari awal saya kira sosok ini pejuang laki-laki. Ternyata setelah membaca lengkap namanya Hajjah Rangkayo Rasuna Said baru terkuak ia seorang wanita pejuang.  Lahir pada tanggal 14 September 1910 di Maninjau Sumatera Barat. Darah pejuang Dan aktivisnya mengalir sang ayah yang merupakan seorang saudagar dan aktivis Minang, Haji Muhammad Said. Pendidikan dasarnya di Pondok Pesantren Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang.  Terkenal dengan tulisan-tulisannya yang sangat tajam. Termasuk saat di penjara Belanda masih sempat menyelundupkan tulisan-tulisannya untuk diterbitkan pada surat kabar. Pidatonya sangat fasih dan membakar semangat perlawan pada Belanda. Pidatonya berjudul "Langkah-langkah memerdekakan Indonesia" pada tahun 1932 dianggap radikal oleh penjajah.  Kutipan dahsyat dari salah satu surat Rasuna Said, "Perjuangan kita adalah perjuangan suci di sisi Alla...

[PERCIKAN SAFARI LITERASI]

Dr. Aidh Al-Qarni menulis, "Membaca buku: Nasehat yang membuahkan tangis, kelembutan yang melegakan, keunikan yang mengandung tawa, kelangkaan yang menajubkan, perkara nan indah, larangan yang menakutkan, ungkapan menawan, pembicaraan yang fasih." Kemudian beliau melanjutkan, "Dengannya didapatkan Basil pikiran brilian, inti dari berita-berita, saringan dari zaman-zaman, ilmu dari krisis-krisis, peristiwa berbagai negeri, siasat para raja, pandangan para ulama, keindahan syair para penyair, pilihan kata para bijak, kedalaman pikiran para filosof, kesucian para ahli hadits, ekstasisme para zahid dan linangan air mata para ahli ibadah." "Menurut saya kita harus bangga menjadi orang Bima karena di alam inilah kita bisa mengelaborasi pikiran-pikiran dan berkontempelasi. (H. Muhammad Lutfi, SE Walikota Bima ) Di tanah ini, ada lebih dari 100 cerita rakyat, Baru 30 porsen kisah kisah itu ditulis dan dibukukan. Maka perlu upaya serius untuk men...