Langsung ke konten utama

003 [BACALAH !]

 



Saya sebagai seorang muslim sadar bahwa ayat pertama yang sampai pada Nabi Muhammad saw, sebagai wahyu Ilahi adalah “Iqro” (bacalah).

Sebuah perintah langsung dari Allah swt Sang Pencipta. Sebuah kata yang membangkitkan manusia untuk tidak buta. Buta huruf hingga tak bisa membaca, buta ilmu pengetahuan hingga mudah tertipu, buta akan siapa Tuhannya hingga tersesat.

Mambaca itu seruan untuk meninggalkan kebodohan, mendekap ilmu pengetahuan, memburu hikmah yang bertebaran, peka pada yang terbentang dalam semesta, baik tersirat maupun tersurat.

Membaca itu menarik diri menuju kemuliaan, berjalan kepada pencerahan dan melangkah mendekati cahaya yang menerangi rute melewati persinggahan di dunia.

Membaca itu membuat manusia kian mengenal siapa dirinya, dari mana ia berasal, untuk apa diciptakan dan kemana tujuan hidupnya.

Membaca itu kata kerja. Bukan menunggu diberi, dikasihani dengan subsidi atau ditalangi dengan kompensasi. Ia gerak yang menggerakan. Perintah yang sangat revolusioner.

“Apabila rasa kantuk mulai menyerang kedua mataku, bukan pada waktunya, maka aku segera membaca buku mutiara hikmah. Kemudian spirit membacaku pun kembali tergugah. Aku menemukan kembali kelapangan hati saat harus memenuhi kebutuhan. Sedang kesenangan dan kemuliaan yang memenuhi hatiku lebih cepat membuatku bangun daripada ringkikan keledai atau gemuruh reruntuhan.” (Ibnu Jahm)

Membaca. Ia tergantung perasaan kita terhadap aktivitas satu ini. Kian candu akan membawa diri menuju kemuliaan. Kian jauh berjarak akan menghempaskan diri menuju kegelapan.

Rumah Merpati 22, 03012025. 11:24

#MariBerbagiMakna #30HariBercerita #30HBC2503 #reHATIwan #reHATIwanInspiring #InspirasiWajahNegeri #IWANwahyudi

@30haribercerita @rehatiwan @inspirasiwajahnegeri @rehatiwaninspiring

www.rehatiwan.blogspot.com

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[SALAM PAGI 201: MEKARLAH DI PAGI HARI]

  Assalamu'alaikum Pagi Pagi ini tengok taman di halaman rumah, lihat pucuk-pucuk pepohonan di sekitar, bunga-bunga pada pot-pot kecil di sudut ruang. Resapi aroma wanginya yang merasuk bersama kesegaran udara. Bunganya yang bermekaran, menambah hangat semesta bersama cahaya mentari. Kita tidak salah lihat dan kebetulan menikmati aroma itu pagi ini saja. Kebanyakan bunga memang bermekaran di pagi hari. Ada jam biologis ( ritme sirkandi ) internal yang teratur sedemikan rupa. Mode sinyal otomatis berdasarkan siklusus terang-gelap yang memacu waktu terbaik untuk membuka kelopak dan menutupnya usai menebar aroma. Itu juga terjadi pada manusia, hingga ada waktu terjaga bila tidur dengan durasi waktu tertentu. Bila lekas tidur, cepat pula terbangun. Jika bergadang kelewatan, akan sering bangun kesiangan. Pagi hari sinar matahari menjadikan perubahan suhu memicu sel-sel motorik di pangkal kelopak bunga meregang dan membuka. Rangsangan cahaya dan suhu ini yang secara ilmiah dike...

027 [HR.RASUNA SAID TUTUP USIA]

Namanya terkenal dengan salah satu ruas jalan di Ibu Kota Jakarta, Jalan HR. Rasuna Said. Jujur dari awal saya kira sosok ini pejuang laki-laki. Ternyata setelah membaca lengkap namanya Hajjah Rangkayo Rasuna Said baru terkuak ia seorang wanita pejuang.  Lahir pada tanggal 14 September 1910 di Maninjau Sumatera Barat. Darah pejuang Dan aktivisnya mengalir sang ayah yang merupakan seorang saudagar dan aktivis Minang, Haji Muhammad Said. Pendidikan dasarnya di Pondok Pesantren Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang.  Terkenal dengan tulisan-tulisannya yang sangat tajam. Termasuk saat di penjara Belanda masih sempat menyelundupkan tulisan-tulisannya untuk diterbitkan pada surat kabar. Pidatonya sangat fasih dan membakar semangat perlawan pada Belanda. Pidatonya berjudul "Langkah-langkah memerdekakan Indonesia" pada tahun 1932 dianggap radikal oleh penjajah.  Kutipan dahsyat dari salah satu surat Rasuna Said, "Perjuangan kita adalah perjuangan suci di sisi Alla...

[PERCIKAN SAFARI LITERASI]

Dr. Aidh Al-Qarni menulis, "Membaca buku: Nasehat yang membuahkan tangis, kelembutan yang melegakan, keunikan yang mengandung tawa, kelangkaan yang menajubkan, perkara nan indah, larangan yang menakutkan, ungkapan menawan, pembicaraan yang fasih." Kemudian beliau melanjutkan, "Dengannya didapatkan Basil pikiran brilian, inti dari berita-berita, saringan dari zaman-zaman, ilmu dari krisis-krisis, peristiwa berbagai negeri, siasat para raja, pandangan para ulama, keindahan syair para penyair, pilihan kata para bijak, kedalaman pikiran para filosof, kesucian para ahli hadits, ekstasisme para zahid dan linangan air mata para ahli ibadah." "Menurut saya kita harus bangga menjadi orang Bima karena di alam inilah kita bisa mengelaborasi pikiran-pikiran dan berkontempelasi. (H. Muhammad Lutfi, SE Walikota Bima ) Di tanah ini, ada lebih dari 100 cerita rakyat, Baru 30 porsen kisah kisah itu ditulis dan dibukukan. Maka perlu upaya serius untuk men...