Langsung ke konten utama

036 [TULISAN HARIAN PENGHULU]

Saya mengenalnya belum genap dua tahun sejak sama-sama mengikuti bincang buku karya Bang Yusuf Maulana @opiniym secara online. Kemudian perkenalan berlanjut dengan saling menyapa dan berkomentar di akun FB dan IG masing-masing. Dari akun medsosnya saya mengenal lebih jauh sosok seorang penghulu di Aceh ini. Hampir tiap hari ada saja postingan tulisan tentang apa saja, hingga saat ini terkumpul 15 Buku termasuk "Oposisi Kekuasaan Tiran".
Beliau tiap hari menyempatkan diri menulis lintasan pikiran tiap pagi menjelang bekerja. Setelah mengantar anak-anaknya sekolah dan ba'da shalat dhuha sambil menunggu jam memulai kerja. Ide tulisan yang terlintas selalu dicatat pada Note androidnya agar tidak menguap dan sulit di ingat kembali. Ketekunan menulis harian ini turut memotivasi saya untuk menulis setelah sebelumnya saya mengenal sosok serupa beliau Dahlan Iskan dan Ust Ahmad Arqom . 

Buku Oposisi Kekuasaan Tiran kumpulan 28 tulisan yang terkumpul dalam be berapa bulan. Tentang kisah Nabi Musa as. sejak kelahiran dan perseturan dengan kekuasaan (Fir'aun). Fenomena masa itu kaum lemah makin terjepit oleh kolaborasi orang kaya, orang pintar dan orang yang berkuasa. 
Kisah-kisah dalam Al-Qur'an tak hanya khusus terjadi pada jamannya, tapi akan berulang pada jaman setelahnya cuma berbeda tokoh dan tempat saja. Maka disanalah hikmah yang dipetik sangat berguna. 

Selamat ust Penghulu Roni Haldi Alimi @ronihaldi_alimi semoga terus menginspirasi lewat tulisan-tulisannya tiap hari. 

30112022, 15:18
#MariBerbagiMAKNA #InspirasiwajahNegeri #IwanWahyudi #reHATIwan
@iwanwahyudi1 
@inspirasiwajahnegeri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[JADILAH TELAGA]

Saya mengenal telaga sebagai sumur yang digali disawah tempat petani mengambil air menyirami tanaman-tanamannya. Selain tanaman kadang juga air telaga digunakan untuk minum bintang ternak. Pada umumnya (di kampung saya Bima NTB) telaga ada yang berair keruh dan jernih. Telaga jernih juga biasa diminum oleh petani.  Walaupun definisi telaga dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cukup banyak, tapi saya memaknainya dengan apa yang saya lihat dan penamaan masyarakat Bima terhadap sumur di sawah. Karena jika kata telaga itu diucap maka memori dikepala saya akan tersambung pada hal itu.  Telaga kini sudah kian langka terganti dengan sumur bor yang dapat mencari mata air jauh lebih dalam dan besar. Dan tentu mengambil air nya sudah menggunakan mesin air diesel. Dulu biasanya menggunakan timba atau tempat yang terbuat dari seng/kaleng dengan dipikul turun naik tangga kedalam telaga.  Telaga bersumber dari mata air yang ada disaw...

26 [PERPUSTAKAAN] Gerimis

  Pekan lalu saya berkunjung ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB. Diterima hangat langsung oleh salah satu pustakawannya, H. Arsy Nyakin. Dua tahun lagi pensiun setelah pengabdian sejak awal pengangkatan di Perpustakaan ini. Dedikasi yang sangat luar biasa. Banyak hal yang kami diskusikan tentang perbukuan dan perpustakaan.   “Your library is your portrait. Perpustakaan Anda adalah potret Anda” (Holbrook Jackson. Wartawan, penulis dan penerbit dari Britania Raya,1874 - 1948).   Buku-buku di rumah anda adalah salah satu etalase yang menggambarkan diri anda. Wajar bila banyak yang menebak karakter anda sesuai dengan buku apa yang anda minati. Tak salah buku apa yang anda baca akan mempengaruhi cara anda bertutur dan bagaimana anda berperilaku.   "Perpustakaan yang buruk membangun koleksi, perpustakaan yang baik membangun layanan, perpustakaan yang hebat membangun komunitas." (R. David Lankes, ilmuwan Perpustakaan Amerika).   Tersadar bahwa koleksi buk...

[KESANTUNAN HARMONI ALAM]

Bentang alam yang luas tak kering menjadi mata air pembelajaran, semesta yang membentang tak lelah selalu memberikan hentakan-hentakan kesadaran betapa keanekaragaman yang begitu berwarna adalah sebuah harmoni yang tak saling meniadakan komponen-komponen didalamnya. Semakin tak terhitungnya oleh kita jumlah kebhinekaan jagad raya ini, mereka selalu dinamis tanpa riuh gemuruh yang membisingkan kehidupan sesamanya. Awan hitam tak meniadakan matahari, rintik hujan tidak menghilangkan awan mendung, indah pelangi tak menafikan rintik hujan dan cahaya mentari, warna-warna pelangi tak satupun menindis menutupi salah satunya. Kita tak jarang hanya terjebak sekedar kesadaran indrawi. Kesadaran akibat sensasi Indra yang tentu sangat terbatas.  Saatnya kita belajar untuk menembus dan menghadirkan kesadaran jiwa dan keinsyafan hati yang lebih dalam dan tak terbatas. Saat melihat indah pelangi saksikan pula rangkaian peristiwa alam yang begitu santun dan harmoni telah mengantarkan p...