Langsung ke konten utama

017 [RAJA MIE INSTAN]

Siapa yang tak mengenal mie instan? baik dalam kemasan plastik atau gelas/cup. Dan pastinya kita pernah menyicipi mie instan ini dalam beragam varian rasa, jika tak ingin disebut sering mengkonsumsinya. Apalagi jika berstatus anak kost atau rantauan. Selain penyajiannya yang mudah alias instan, harganya yang murah ditambah mudah didapat menjadi faktor penunjang mie instan selalu menjadi pilihan.

Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan konsumsi mi instan terbanyak di dunia. Menurut World Instant Noodles Association (WINA), pada tahun 2020, Indonesia tercatat  konsumsi 12,64 miliar bungkus mie instan berada di bawah gabungan konsumsi China dan Hong Kong, yakni 46,35 miliar bungkus. Waaoooww... 
Sedangkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), Pengeluaran untuk Konsumsi Penduduk Indonesia pada Maret 2021 menunjukkan, penduduk Indonesia mengkonsumsi 48 bungkus mi instan dalam setahun.
 
Selain Raja makan mie instan, Indonesia juga mengekspor mie instan ke berbabagai Negara di dunia. BPS mencatat, volume ekspor mi instan Indonesia tahun 2020 mencapai US$271,337 juta, kemudian menjadi US$227,093 juta di tahun 2021.

Salah satu produsen mie instan, Indofood, merupakan rajanya mie instan alias produsen mi instan terbesar di dunia. Memilik 16 pabrik, 15 miliar paket Indomie diproduksi setiap tahun. Indomie juga diekspor ke lebih dari 60 negara di dunia.

Sudahkan kita makan mie instan hari ini ?

16102022, 19:14
#MariBerbagiMakna #reHATIwan #InspiringWords #InspirasiWajahNegeri #IWANwahyudi
@iwanwahyudi1
@inspirasiwajahnegeri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[JADILAH TELAGA]

Saya mengenal telaga sebagai sumur yang digali disawah tempat petani mengambil air menyirami tanaman-tanamannya. Selain tanaman kadang juga air telaga digunakan untuk minum bintang ternak. Pada umumnya (di kampung saya Bima NTB) telaga ada yang berair keruh dan jernih. Telaga jernih juga biasa diminum oleh petani.  Walaupun definisi telaga dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cukup banyak, tapi saya memaknainya dengan apa yang saya lihat dan penamaan masyarakat Bima terhadap sumur di sawah. Karena jika kata telaga itu diucap maka memori dikepala saya akan tersambung pada hal itu.  Telaga kini sudah kian langka terganti dengan sumur bor yang dapat mencari mata air jauh lebih dalam dan besar. Dan tentu mengambil air nya sudah menggunakan mesin air diesel. Dulu biasanya menggunakan timba atau tempat yang terbuat dari seng/kaleng dengan dipikul turun naik tangga kedalam telaga.  Telaga bersumber dari mata air yang ada disaw...

26 [PERPUSTAKAAN] Gerimis

  Pekan lalu saya berkunjung ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB. Diterima hangat langsung oleh salah satu pustakawannya, H. Arsy Nyakin. Dua tahun lagi pensiun setelah pengabdian sejak awal pengangkatan di Perpustakaan ini. Dedikasi yang sangat luar biasa. Banyak hal yang kami diskusikan tentang perbukuan dan perpustakaan.   “Your library is your portrait. Perpustakaan Anda adalah potret Anda” (Holbrook Jackson. Wartawan, penulis dan penerbit dari Britania Raya,1874 - 1948).   Buku-buku di rumah anda adalah salah satu etalase yang menggambarkan diri anda. Wajar bila banyak yang menebak karakter anda sesuai dengan buku apa yang anda minati. Tak salah buku apa yang anda baca akan mempengaruhi cara anda bertutur dan bagaimana anda berperilaku.   "Perpustakaan yang buruk membangun koleksi, perpustakaan yang baik membangun layanan, perpustakaan yang hebat membangun komunitas." (R. David Lankes, ilmuwan Perpustakaan Amerika).   Tersadar bahwa koleksi buk...

[KESANTUNAN HARMONI ALAM]

Bentang alam yang luas tak kering menjadi mata air pembelajaran, semesta yang membentang tak lelah selalu memberikan hentakan-hentakan kesadaran betapa keanekaragaman yang begitu berwarna adalah sebuah harmoni yang tak saling meniadakan komponen-komponen didalamnya. Semakin tak terhitungnya oleh kita jumlah kebhinekaan jagad raya ini, mereka selalu dinamis tanpa riuh gemuruh yang membisingkan kehidupan sesamanya. Awan hitam tak meniadakan matahari, rintik hujan tidak menghilangkan awan mendung, indah pelangi tak menafikan rintik hujan dan cahaya mentari, warna-warna pelangi tak satupun menindis menutupi salah satunya. Kita tak jarang hanya terjebak sekedar kesadaran indrawi. Kesadaran akibat sensasi Indra yang tentu sangat terbatas.  Saatnya kita belajar untuk menembus dan menghadirkan kesadaran jiwa dan keinsyafan hati yang lebih dalam dan tak terbatas. Saat melihat indah pelangi saksikan pula rangkaian peristiwa alam yang begitu santun dan harmoni telah mengantarkan p...