Apa yang terbayang tentang senja? Apakah semburat merah mentari yang akan tenggelam atau lelah di ujung aktifitas harian?
Para menikmati senja akan mencari tempat dimana dapat menatap matahari yang akan hilang di ufuk barat mengakhiri tugasnya hari itu. Bisa dari tepian pantai, puncak gunung dan ketinggian lainnya, tanah lapang hingga pelataran rumah.
Para pencari nafkah mulai membenahi tempat kerja untuk segera pulang, dengan fisik yang kadang lelah dan pikiran yang habis terkuras, namun dengan senyum kembali ke keluarga dengan membawa rejeki hari itu. Atau di sisi lain para pekerja jadwal malam mulai berdatangan mengawali langkah mengais rupiah.
Namun yang pasti, gelap akan datang. Cahaya buatan manusia mulai menyala. Dan sebagian waktu akan digunakan untuk istirahat. Sebagian kenangan kecil mengingatkan saat senja, saatnya kembalii ke rumah. Shalat Maghrib dan mengaji dan melantunkan do'a. Saat berbuka puasa dan mendapat kebahagiaan berbuka dan pahala. Saat ibadah malam mulai di dirikan.
Senja, penanda waktu yang istimewa. Setidaknya diisi dengan hal istimewa sebagai penutup hari dengan kado terindah.
"Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja" (Al-‘Inshiqaq/84 : 16)
Foto 📷 : Masjid Terapung Kota Bima
Rumah Merpati 22
14012022 18:03
#30HariBercerita #30hbc2214 #MariBerbagiMAKNA #InspirasiWajahNegeri #reHATIwan #IWANwahyudi
@inspirasiwajahnegeri
@iwanwahyudi1
Komentar
Posting Komentar