Langsung ke konten utama

[LANGIT JIWA]

"Walau tak tersambung dengan bumi, kelapangannya menampung segala semesta".

Setiap melihat langit saya selalu tertakjub dengan salah satu ciptaan-Nya ini. Tetap menaungi bumi walau tanpa tiang yang menghubungi sebagai penyangga. Iya langit dengan megahnya menaungi semesta isi bumi ini. 

Langit menyaksikan segala peristiwa dimuka bumi, baik yang menyesakan hati atau bahagia yang membuncah, kisah yang lambat terseok-seok atau loncatan-loncatan cerita yang melejit cepat, jatuh terkaparnya dan punahnya sebuah Dinasti atau kejayaan sebuah negeri, parade ganasnya pengkhianatan dan pawai indahnya persaudaraan, bergugurannya bunga ditengah gulita atau hembusan angin di lembah sunyi puncak-puncak gunung. 

Langit menampung semua itu, tak ada kata memilah atau pilih kasih. Kenapa? Karena langit luas sekali. Jika ia seumpama satu ruang saja, maka akan dibatasi volume, bila ia sebatas waktu maka akan dibatasi durasi. 

Sebenarnya begitu pula dengan jiwa kita. Jika ia sempit maka hanya akan bisa menampung serpihan-serpihan kecil cerita hidup, bahkan untuk kisah hidup kita sendiri saja tak cukup. Jika jiwa kita lapang seluas langit maka akan menampung juga peristiwa orang-orang sekitar kita. Semakin luas langit jiwa, semakin bahagia rasa yang berada didalamnya dan mengeluarkannya kembali pada semesta itu pula. 

16072020

#IWANwahyudi
#InspirasiWajahNegeri 
#MariBebagiMakna 
#MemfirasatiZaman 
@iwanwahyudi1
@inspirasiwajahnegeri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[SALAM PAGI 201: MEKARLAH DI PAGI HARI]

  Assalamu'alaikum Pagi Pagi ini tengok taman di halaman rumah, lihat pucuk-pucuk pepohonan di sekitar, bunga-bunga pada pot-pot kecil di sudut ruang. Resapi aroma wanginya yang merasuk bersama kesegaran udara. Bunganya yang bermekaran, menambah hangat semesta bersama cahaya mentari. Kita tidak salah lihat dan kebetulan menikmati aroma itu pagi ini saja. Kebanyakan bunga memang bermekaran di pagi hari. Ada jam biologis ( ritme sirkandi ) internal yang teratur sedemikan rupa. Mode sinyal otomatis berdasarkan siklusus terang-gelap yang memacu waktu terbaik untuk membuka kelopak dan menutupnya usai menebar aroma. Itu juga terjadi pada manusia, hingga ada waktu terjaga bila tidur dengan durasi waktu tertentu. Bila lekas tidur, cepat pula terbangun. Jika bergadang kelewatan, akan sering bangun kesiangan. Pagi hari sinar matahari menjadikan perubahan suhu memicu sel-sel motorik di pangkal kelopak bunga meregang dan membuka. Rangsangan cahaya dan suhu ini yang secara ilmiah dike...

027 [HR.RASUNA SAID TUTUP USIA]

Namanya terkenal dengan salah satu ruas jalan di Ibu Kota Jakarta, Jalan HR. Rasuna Said. Jujur dari awal saya kira sosok ini pejuang laki-laki. Ternyata setelah membaca lengkap namanya Hajjah Rangkayo Rasuna Said baru terkuak ia seorang wanita pejuang.  Lahir pada tanggal 14 September 1910 di Maninjau Sumatera Barat. Darah pejuang Dan aktivisnya mengalir sang ayah yang merupakan seorang saudagar dan aktivis Minang, Haji Muhammad Said. Pendidikan dasarnya di Pondok Pesantren Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang.  Terkenal dengan tulisan-tulisannya yang sangat tajam. Termasuk saat di penjara Belanda masih sempat menyelundupkan tulisan-tulisannya untuk diterbitkan pada surat kabar. Pidatonya sangat fasih dan membakar semangat perlawan pada Belanda. Pidatonya berjudul "Langkah-langkah memerdekakan Indonesia" pada tahun 1932 dianggap radikal oleh penjajah.  Kutipan dahsyat dari salah satu surat Rasuna Said, "Perjuangan kita adalah perjuangan suci di sisi Alla...

[PERCIKAN SAFARI LITERASI]

Dr. Aidh Al-Qarni menulis, "Membaca buku: Nasehat yang membuahkan tangis, kelembutan yang melegakan, keunikan yang mengandung tawa, kelangkaan yang menajubkan, perkara nan indah, larangan yang menakutkan, ungkapan menawan, pembicaraan yang fasih." Kemudian beliau melanjutkan, "Dengannya didapatkan Basil pikiran brilian, inti dari berita-berita, saringan dari zaman-zaman, ilmu dari krisis-krisis, peristiwa berbagai negeri, siasat para raja, pandangan para ulama, keindahan syair para penyair, pilihan kata para bijak, kedalaman pikiran para filosof, kesucian para ahli hadits, ekstasisme para zahid dan linangan air mata para ahli ibadah." "Menurut saya kita harus bangga menjadi orang Bima karena di alam inilah kita bisa mengelaborasi pikiran-pikiran dan berkontempelasi. (H. Muhammad Lutfi, SE Walikota Bima ) Di tanah ini, ada lebih dari 100 cerita rakyat, Baru 30 porsen kisah kisah itu ditulis dan dibukukan. Maka perlu upaya serius untuk men...