Dulu aku menulis seperti di papan tulis. Setiap kesalahan
mudah dihapus, bila kurang bagus tak sulit diperbaiki. Usai menyusun satu
paragraf ku baca kembali, kurang pas
mudah direvisi. Kemudian ku eja ulang ada kata yang rancu, ku coba lagi meramu.
Begitu terus tak pernah tuntas tulisan itu, karena selalu ada rasa tak
sempurna, takut salah dan tambahan ini dan itu.
Kemudian aku menulis seperti memasukan pasir putih dan potongan karang dalam toples kaca. Ku masukan dulu pasir lalu karang, tapi karang tak cukup ruang dalam toples. Penuh bahkan lebih. Padahal dalam toples masih ada rongga-rongga sisa dimana-mana. Akhirnya ku balik, masukan dahulu karang, lalu pasir akan masuk mengisi melalui sela-sela karang dengan lembutnya hingga tak tersisa dan toples penuh sempurna. Bila kemudian menemukan sebongkah karang atau segenggam pasir lagi, aku tak memiliki ruang menampungnya.
Akhirnya penaku menemukan cara merajut ala sarang laba-laba. Membentangkan dulu beberapa benang penyangga pada sisi yang luas. Kemudian mulai merajut dari titik tengah melingkar terus hingga lingkaran terluar, menghubungkan benang-benang penyangga di awal. Mengulangi dari diameter kecil hingga yang paling lebar. Mengatur jaraknya sedemikian presisi dengan kerapatan yang kokoh untuk kemudian bisa menjerat serangga yang lewat usai sarang rampung.
Semua orang menemukan cara ternyaman sendiri bagaimana untuk menulis. Ada hal yang tak boleh terlupakan. Menulis itu kata kerja yang menghasilkan bentuk karya. Bukan berimajinasi tanpa dituliskan, keinginan tanpa rajutan kata. Atau menyulam aksara yang hambar makna, menyusun kalimat tanpa pesan.
30 hari bercerita menjadi panggung siapa saja menulis dengan caranya, pendek hingga panjang, fiksi hingga non fiksi, to the point bahkan penuh basa basi, dari sudut pandang orang pertama atau keberapa. Intinya harus menulis setiap hari, bolos sehari harus rapel dalam waktu 30 hari Januari. Semoga rasa dan karya yang sama dapat bertahan 11 bulan selanjutnya.
Terima kasih Ani, Budi, dan Pak Pos menemani Januari 2026.
30 Januari 2026
#30HBC2630 #30HBC2630Menulis #30HariBercerita #reHATIwan #reHATIwanInspiring #MariBerbagiMakna #IWANwahyudi
@30haribercerita @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar