Setiap manusia normal dianugerahi dua tangan dengan lima jari pada
masing-masingnya. Dari tangan dan jemari inilah kemudian manusia bisa
menggambarkan banyak hal.
Ada sidik jari yang tak seorang pun manusia sejak nabi Adam As hingga
manusia terakhir nanti, identik dan sama. Sehingga sidik jari bisa menjadi kode
ajaib setiap orang yang membedakan dengan manusia lainnya.
“Apakah manusia
mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?
(Bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.” (QS.
Al-Qiyamah: 3-4).
Tangan bisa menggambar banyak hal. Seorang pelukis dan kartunis
dengan lihainya memadukan beragam warna diatas kanvas dengan beragam bentuk
ojek yang indah. Seorang arsitek dan kontraktor dari tangannya lahir disain
gedung dan bangunan yang artistik.
Tangan juga tak selamanya melahirkan gambar dalam arti bentuk. Ia
bisa berupa tulisan yang dapat menggambarkan alur cerita dan setting peristiwa.
Kekuatan media sosial dengan gerakan jempol dan jarinya menuliskan pesan, info
dan suara nurani. Dan banyak lagi lainnya.
Yang terpenting adalah setiap diri harus
meninggalkan jejak karya dan amalnya yang menggambarkan tangannya telah
berfungsi sesuai titah Sang Penciptanya hingga bisa dipertanggungjawabkan kapan
saja.
17 Januari 2026
#30HariBercerita
#30HBC2617 #30HBC2617Gambar #rehatiwaninspiring #rehatiwan #IWANwahyudi
@30haribercerita @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com
#30HariBercerita
#30HBC2617 #30HBC2617Gambar #rehatiwaninspiring #rehatiwan #IWANwahyudi
@30haribercerita @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar