Langsung ke konten utama

16 [PENIKMAT MALAM] 30 Hari Bercerita

 


Kota-kota besar mendapat julukan kota yang tak pernah tidur. Mereka yang orang kampung kemudian merantau ke kota besar sangat merasakan hal tersebut. Bahkan banyak warga kota yang baru mulai beraktivitas ketika gelap menyelimuti kota. Sedangkan siklus normal malam adalah tempat kembali pulang untuk beristirahat. Terlepas dari label negatif aktivitas malam oleh oknum warganya. Saya berkesimpulan semakin kehidupan tak henti berdetak, maka produktifitas akan ikut meningkat.

Ada sebuah ungkapan, “Siang bagai singa, malam bagai rahib”. Hal ini mengandung isyarat agar tidak menyia-yiakan waktu. Optimalkan sesuai dengan porsinya. Siang dengan semangat kerja menaklukan dunia, dan malam khyusu laksana ahli agama mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Menikmati malam dengan segala keheningannya.
 
Sesungguhnya waktu awal dan akhir malam sangat mendapat perhatian dalam agama Islam. Hal itu dibuktikan dengan ibadah yang hendaknya dikerjakan pada waktu tersebut dengan keistimewaannya.
“Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik selain dari shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak.” (HR. Bukhari).

Isya merupakan waktu awal malam, kebanyakan manusia sudah pada titik lelah dan energi sisa untuk istirahat. Dan orang munafik diselimuti rasa malas untuk enggan menunaikannya. Minimal menunda ke akhir waktu yang kemudian lolos keburu subuh.

Mengakhiri segala ibadah disunahkan menunaikan shalat Witir. “Sesungguhnya Allah telah menambahkan bagi kalian shalat yaitu shalat witir. Kerjakanlah shalat witir antara shalat Isya dan shalat Shubuh.” (HR. Ahmad)

Penikmat malam sejati sebenarnya adalah mereka yang mengawali, melewati dan mengakhiri waktu itu dalam rasa ringan bersujud pada-Nya.
 
Kepala yang masih ringan bersujud di awal dan di akhir malam, sebuah nikmat yang tak semua orang miliki.
 
16 Januari 2026
#30HariBercerita
#30HBC2616 #rehatiwaninspiring #rehatiwan #IWANwahyudi
@30haribercerita @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[SALAM PAGI 201: MEKARLAH DI PAGI HARI]

  Assalamu'alaikum Pagi Pagi ini tengok taman di halaman rumah, lihat pucuk-pucuk pepohonan di sekitar, bunga-bunga pada pot-pot kecil di sudut ruang. Resapi aroma wanginya yang merasuk bersama kesegaran udara. Bunganya yang bermekaran, menambah hangat semesta bersama cahaya mentari. Kita tidak salah lihat dan kebetulan menikmati aroma itu pagi ini saja. Kebanyakan bunga memang bermekaran di pagi hari. Ada jam biologis ( ritme sirkandi ) internal yang teratur sedemikan rupa. Mode sinyal otomatis berdasarkan siklusus terang-gelap yang memacu waktu terbaik untuk membuka kelopak dan menutupnya usai menebar aroma. Itu juga terjadi pada manusia, hingga ada waktu terjaga bila tidur dengan durasi waktu tertentu. Bila lekas tidur, cepat pula terbangun. Jika bergadang kelewatan, akan sering bangun kesiangan. Pagi hari sinar matahari menjadikan perubahan suhu memicu sel-sel motorik di pangkal kelopak bunga meregang dan membuka. Rangsangan cahaya dan suhu ini yang secara ilmiah dike...

027 [HR.RASUNA SAID TUTUP USIA]

Namanya terkenal dengan salah satu ruas jalan di Ibu Kota Jakarta, Jalan HR. Rasuna Said. Jujur dari awal saya kira sosok ini pejuang laki-laki. Ternyata setelah membaca lengkap namanya Hajjah Rangkayo Rasuna Said baru terkuak ia seorang wanita pejuang.  Lahir pada tanggal 14 September 1910 di Maninjau Sumatera Barat. Darah pejuang Dan aktivisnya mengalir sang ayah yang merupakan seorang saudagar dan aktivis Minang, Haji Muhammad Said. Pendidikan dasarnya di Pondok Pesantren Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang.  Terkenal dengan tulisan-tulisannya yang sangat tajam. Termasuk saat di penjara Belanda masih sempat menyelundupkan tulisan-tulisannya untuk diterbitkan pada surat kabar. Pidatonya sangat fasih dan membakar semangat perlawan pada Belanda. Pidatonya berjudul "Langkah-langkah memerdekakan Indonesia" pada tahun 1932 dianggap radikal oleh penjajah.  Kutipan dahsyat dari salah satu surat Rasuna Said, "Perjuangan kita adalah perjuangan suci di sisi Alla...

[PERCIKAN SAFARI LITERASI]

Dr. Aidh Al-Qarni menulis, "Membaca buku: Nasehat yang membuahkan tangis, kelembutan yang melegakan, keunikan yang mengandung tawa, kelangkaan yang menajubkan, perkara nan indah, larangan yang menakutkan, ungkapan menawan, pembicaraan yang fasih." Kemudian beliau melanjutkan, "Dengannya didapatkan Basil pikiran brilian, inti dari berita-berita, saringan dari zaman-zaman, ilmu dari krisis-krisis, peristiwa berbagai negeri, siasat para raja, pandangan para ulama, keindahan syair para penyair, pilihan kata para bijak, kedalaman pikiran para filosof, kesucian para ahli hadits, ekstasisme para zahid dan linangan air mata para ahli ibadah." "Menurut saya kita harus bangga menjadi orang Bima karena di alam inilah kita bisa mengelaborasi pikiran-pikiran dan berkontempelasi. (H. Muhammad Lutfi, SE Walikota Bima ) Di tanah ini, ada lebih dari 100 cerita rakyat, Baru 30 porsen kisah kisah itu ditulis dan dibukukan. Maka perlu upaya serius untuk men...