Langsung ke konten utama

29 [BERBURU BUKU HARGA MIRING] Gerimis Desember

 


Salah satu tantangan bagi para pecinta buku adalah harga buku yang mahal. Walau mahal itu relatif bagi setiap orang. Bagi rata-rata rakyat Indonesia memang mahal jika dilihat dari pendapatan sebagian besar penduduk negeri ini. Apalagi tidak ada subsidi atau intervensi pemerintah agar kebutuhan buku benar-benar jadi prioritas dalam upaya mencerdaskan anak bangsa.
 
Hal yang sama juga terjadi pada rakyat biasa seperti saya. Jika harga buku sudah masuk angka 100 ribu ke atas, tak hanya perlu tarik nafas dalam-dalam, tapi juga rogoh dompet dalam-dalam sambil memotong kebutuhan lain.Berat memang. Solusi yang biasa saya lakukan menunggu saat buku tersebut dijual “miring” alias harga diskon beberapa waktu setelah terbit perdananya, jika tidak mampu mengejar pree-order.
 
Tips memburu buku harga miring: Pertama, ikuti akun media sosial penulis dan penerbitnya. Di sana segala info tentang buku akan hadir pada kesempatan pertama. Kedua, pelajari kapan penerbit tersebut akan cuci gudang alias diskon besar-besaran bukunya. Dari rekam jejak media sosial bisa kita dapatkan info saat berharga itu. Ketiga, sediakan uang jatah belanja buku untuk waktu banting harga tersebut. Keempat, bersabar dan jangan iri karena tidak dapat buku pada awal terbitnya.
 
Contoh buku “Mohammad Natsir, Negarawan, Guru, Dai Teladan” harga asli 140 ribu dan harga pree order 95 ribu pada September 2025. Saat milad penulis pertengahan Desember lalu buku diskon jadi cuma seharga 60 ribu, nah saya bungkus saat itu. Akhir tahun ini, buku kena diskon 50% alias hanya seharga 70 ribu aja. Infonya dari mana? Media sosial penerbit dan penulisnya.
 
Selalu ada cara buku bertemu pembacanya, sekere apa pun si pembaca. Yakinlah.
 
29 Desember 2025
#gerimis30hari
#gerimis_des25_29 #rehatiwaninspiring #rehatiwan
@gerimis30hari @ellunarpublish_ @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[SALAM PAGI 196: BERDOALAH UNTUK KEBAHAGIAAN]

  Assalamu’alaikum Pagi “Berdoalah, karena kita butuh hati yang merasa cukup dan merasakan kehadiran-Nya agar kebahagiaan menjadi tujuan, bukan kepuasan yang tak berujung.” Pagi ini berdoalah untuk kebahagiaan. Bukan karena Allah swt. tidak Maha Mengetahui kebutuhan hambanya, tapi karena kita membutuhkan ruang menganggap diri ini hamba dengan kewajiban meminta pada-Nya. Bukan juga karena Allah swt. tidak Maha Segalanya, namun sebab diri ini penuh kekurangan dan kelemahan bahkan dalam memenuhi kebutuhannya sendiri. Pagi ini mintalah pada-Nya kebahagiaan. Sejak bangun dan membuka mata bahkan saat tidur tak sadarkan diri sekalipun nikmat-Nya mengalir dalam diri. Tak banyak manusia yang mendapatkannya serta merta merasa bahagia. Cenderung merasa kurang dan memburu keinginan yang tak pernah mengenal batas, bukan kebutuhan. Hingga jauh dari rasa bernama bahagia. Pagi ini mohonlah, agar diri selalu merasa yakin bahwa Allah swt. dekat dan senantiasa mengabulkan doa setiap hambanya. “Apabil...

[HAPPY MONDAY]

  Setelah libur akhir pekan biasanya membuat sebagian diantara kita enggan untuk bertemu dengan hari Senin (MONDAY), yang artinya akan bertemu kembali dengan rutinitas, kerja, kuliah, sekolah, tugas dan sebagainya. Tak heran bila sebagian menyebutnya I Hate Monday. Bagaimana caranya agar mengahadapi hari Senin dengan senyuman dan langkah bahagia? Bertemu Senin tentunya kita memiliki persiapan yang lebih panjang dibanding hari lainnya karena ada Weekend sebelumnya. Siapkan rencana dengan matang, buat jadwal kerja yang nyaman dan menyenangkan. Jadwal akan membuat pekerjaan lebih sistematis dan pemenuhan target sesuai dengan prioritas. Hal ini juga dapat mengurangi beban dan tekanan kerja. Penuhi hati dengan optimisme, gimana? Tanamkan bahwa hari Senin adalah kembalinya kita bertemu dengan orang-orang yg kita cintai dan menyayangi kita di tempat kerja dan lainnya. Ia adalah lembaran baru diawal pekan sehingga harus memiliki pesona warna dan rasa yang dapat bertahan selama sepekan. Stu...

[MENULIS KEBAIKAN DIHARGAI DIBUMI DAN DILANGIT]

“Hidup kita adalah sejarah dan karya kita yang akan mengabadikannya”. (Helvy Tiana Rosa).  Istimewa sekali dapat belajar langsung menulis kreatif dari dua orang kakak adik yang luar biasa, Bunda Helvy Tiana Rosa dan Bunda Asma Nadia. Walau melalui live Instagram, namun tidak mengurangi isi yang disampaikan. Kesempatan itu datang kemarin sore, Kamis 7 Mei 2020. Saya baru sekali bertemu langsung dengan bunda Asma Nadia dalam sebuah acara kepenulisan di Universitas Mataram. Kalau dengan sang kakak Bunda Helvy Tiana Rosa belum pernah sama sekali. Royal Islamic Strategic Studies Center yang bertempat di Amman Yordania, membuat daftar The World’s 500 Most Influential Muslims (500 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia) sejak tahun 2009. Dalam daftar 500 tokoh tersebut kedua orang ini masuk di bidang seni dan budaya. Bunda Helvy masuk daftar sejak tahun 2009 dan Bunda Asma Nadia sejak 2014 hingga sekarang. Dalam menulis dibutuhkan hal sederhana yaitu jangan takut memulai men...