Suatu
pagi di tengah suara rintik hujan yang awet di bulan Desember. Dua buah buku
yang baru bertemu di sudut perpustakaan daerah dengan ditemani secangkir kopi
saling menyapa.
A:
Hai Bro baru sampai ya?
B: Iya, baru keluar dari percetakan langsung diantar oleh penerbit ke sini. Kamu, sudah lama tiba Bro?
A: Baru beberapa hari ini. Penerbit saya agak malas. ISBN keluar bulan September, baru bulan Desember diantar kemari.
B: Wah selow sekali kalian. Biasanya yang seperti itu pasti proyek pemerintah. Semua seakan adu cepat dengan tutup buku bulan Desember.
A: Benar banget Bro. Yang penting tidak melanggar aturan dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Kemarin ada yang lebih dulu sampai dari kita sampe sini, tapi langsung dibungkus kembali dan entah dibawa kemana. Katanya isi bukunya plagiat dari karya orang lain.
B: Busyet, ada juga ya begituan sampai ke sini. Tidak tau malu, sudah ambil isi kepala orang, terus seenak perutnya ngaku karya dia. Semoga yang berwenang bersikap tegas dan ada proses hukumnya. Biar jera para perampok intelektual itu.
A: Semoga aja Bro, bisanya yang begituan menguap di tengah jalan. Kasihan para penulis yang benar-benar berproses dan mencurahkan pikirannya untuk lahirnya sebuah buku. Tidak semua orang mampu.
B: Selain itu mudah-mudahan pengunjung perpustakaan ini juga ramai dan banyak yang bersua dengan kita pada tahun 2026 nanti.
A: Yes….
Kelahiran
sebuah buku tak semudah membalikan telapak tangan, atau secepat copy paste
begitu saja sebagaiman kecepatan bertanya pada AI (artificial intelligence).
Ada proses yang juga tidak kalah bernilainya bagi para penulis.
24
Desember 2025
#gerimis30hari
#gerimis_des25_24 #rehatiwaninspiring #rehatiwan
@gerimis30hari @ellunarpublish_ @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com
B: Iya, baru keluar dari percetakan langsung diantar oleh penerbit ke sini. Kamu, sudah lama tiba Bro?
A: Baru beberapa hari ini. Penerbit saya agak malas. ISBN keluar bulan September, baru bulan Desember diantar kemari.
B: Wah selow sekali kalian. Biasanya yang seperti itu pasti proyek pemerintah. Semua seakan adu cepat dengan tutup buku bulan Desember.
A: Benar banget Bro. Yang penting tidak melanggar aturan dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Kemarin ada yang lebih dulu sampai dari kita sampe sini, tapi langsung dibungkus kembali dan entah dibawa kemana. Katanya isi bukunya plagiat dari karya orang lain.
B: Busyet, ada juga ya begituan sampai ke sini. Tidak tau malu, sudah ambil isi kepala orang, terus seenak perutnya ngaku karya dia. Semoga yang berwenang bersikap tegas dan ada proses hukumnya. Biar jera para perampok intelektual itu.
A: Semoga aja Bro, bisanya yang begituan menguap di tengah jalan. Kasihan para penulis yang benar-benar berproses dan mencurahkan pikirannya untuk lahirnya sebuah buku. Tidak semua orang mampu.
B: Selain itu mudah-mudahan pengunjung perpustakaan ini juga ramai dan banyak yang bersua dengan kita pada tahun 2026 nanti.
A: Yes….
#gerimis30hari
#gerimis_des25_24 #rehatiwaninspiring #rehatiwan
@gerimis30hari @ellunarpublish_ @rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar