Assalamu’alaikum Pagi
Ucapan “terima kasih” yang masih tersisa dan sering terdengar sekarang sepertinya tinggal dari bibir penerima atas pemberian yang diterimanya. Kadang malah ada yang lupa mengucapkan, saking senangnya.
Dalam urusan jual beli alias interaksi niaga, di beberapa toko yang dulu pramuniaga nya selalu senyum manis tak pernah kering dengan ucapan terima kasih, kini agak mulai hilang. Saya waktu kecil malah berpikir hebat sekali orang-orang ini, dari pagi hingga malam, tak pernah kurang senyumnya.
Apa pelayan masa ini sudah capek atau SOP tempat kerjanya berubah. Yang terakhir ini sepertinya tidak deh. Sebenarnya baik pembeli maupun penjual sama-sama mendapat manfaat, jadi siapa saja tak masalah duluan mengucapkan terima kasih. Dalam etika bisnis seharusnya si penjual sih, bagian dari marketing juga lah.
Pada dua kata “terima kasih” mengandung unsur yang mengalirkan kebahagiaan. Setiap kali Anda mengucapkannya pada orang lain atas perkataan atau perbuatannya, harga dirinya semakin bertambah, merasa dianggap. Ia akan merasa bahagia dan membalas dengan senyuman serta ucapan yang sama. Anda pun pasti jadi bahagia pula. Bahagai berefek istilah saya.
Anda dan orang lain itu akan bersyukur. Lalu akan mau melakukan yang lebih sering dan banyak lagi kebaikan untuk mendatangkan kebahagiaan sehingga mengalir ucapan terima kasih lagi. Ibarat jadi “candu” yang membuat ketagihan hal positif.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih kepada manusia.” (HR. Abu Daud, dan Tirmidzi)
Dalam Islam untuk melengkapi ucapan terima kasih, diiring dengan doa singkat ‘Jazakallahu khairan’.
Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang diperlakukan baik, lalu ia mengatakan kepada pelakunya, ‘Jazakallahu khairan (artinya: Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan)’, maka sungguh ia telah sangat menyanjungnya.” (HR. Tirmidzi)
Mulailah dengan kebaikan kecil mengucap “terima kasih”, maka akan jadi candu menebar kebaikan dan berbuah kebahagiaan bagi diri dan orang lain.
Terima kasih, teman-teman yang telah singgah membaca tulisan receh ini. Apalagi meninggalkan like, komentar juga sudi share ke yang lain. Jazakumullah khairan nggih… Selamat berakhir pekan semuanya #HappyWeekend
@rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar