Langsung ke konten utama

060 [BERBUKA DENGAN “SI MANIS” KAREDO MACI KANDOLE] --- Kuliner Buka Puasa

 


Karedo Maci Kandole (KMK) masuk dalam bangsa bubur pada jagad kuliner. Sesuai dengan namanya dalam bahasa Bima “Karedo” artinya bubur, “Maci” artinya manis dan “Kandole” artinya bulat. Sehingga arti dari asal katanya menjadi bubur manis bulat.

KMK dibuat dari bahan dasar tepung beras. Tepung beras yang dicampur dengan sedikit air kemudian dibulatkan sedemikian rupa seukuran kelereng dengan tangan. Siapkan santan dan gula merah, masak hingga mendidih. Lalu masukan tepung beras yang sudah dibulatkan tadi, tunggu hingga masak dengan tekstur menjadi kenyal dan kuahnya mengental. KMK siap dihidangkan.

Sebagian ada yang menambahkan topping berupa kacang hijau atau “mata burung” sesaat sebelum masak sehingga menambah warna dan rasa.



Karedo maci kandole menjadi salah satu pilihan takjil saat puasa. Pas dengan rasanya, “Berbukalah dengan yang manis.”

Rumah Merpati 22, 3 Maret 2025
#KulinerRamadan #BukaPuasa #JelajahRamadan #reHATIwan #reHATIwanInspiring #MariBerbagiMakna #MemungutKataKata #IWANwahyudi #InspirasiWajahNegeri
@rehatiwan @rehatiwaninspiring
www.rehatiwan.blogspot.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Setiap Kepemimpinan Punya Ujian] #CatatanSyawal 21

  Sejatinya kepemimpinan itu sendiri sebuah ujian. Bahkan bagi seseorang yang tak memimpin apa pun, ia sudah dilekatkan kepemimpinan bagi dirinya sendiri sejak lahir.   Kepemimpinan untuk mengarahkan diri menjadi versi terbaik di dunia dan melindungi diri hingga hadiah keabadian di akhirat kelak.   Ujian kepemimpinan kadang bukan dari masalah dalam organisasi semata. Ia bisa datang dari kenyamanan dan "kemewahan" organisasi yang dikelolanya.   Bahkan dengan duduk manis saja semua sudah berjalan otomatis karena sistem yang telah terbentuk dan berfungsi dengan sendirinya.   Ujiannya berupa jebakan tidak mau meningkatkan yang telah dianugerahkan atau dengan keserakahan meraup sebanyak mungkin untuk kepentingan pribadi dan ambisi tanpa etika juga mengambil hak orang lain.   Ketika ambisi personal yang tak halal ini berhasil, akan hadir perasaan bangga dan merasa sukses paripurna. Dapat menjaga bahkan menaikan level organisasi yang telah ada. Dan bonus besar keu...

[DHUHA DULU SEBELUM KELUAR RUMAH] #CatatanSyawal 13

  Oleh: Iwan Wahyudi (Penulis Buku “Hidup adalah Catatan” )   Belasan tahun lalu pagi-pagi sekali saya perlu menghubungi seorang dokter yang juga kepala RSUD. Bukan terkait kedaruratan penanganan orang sakit, tapi minta persetujuan penggunaan salah satu ruang yayasan yang beliau bawahi untuk sebuah pertemuan.   Saya tak menggunakan waktu Subuh menghubungi, karena waktu privasi setiap orang hingga mau berangkat kantor, juga disibukan dengan persiapan mengantar anak sekolah.   Saya memilih pukul 7 pagi, sebelum ia tiba di kantor dan bergelut dengan kesibukan melayani masyarakat. Di ujung sana telpon saya di angkat oleh anaknya. Dari suaranya saya bisa menerka seusia Sekolah Dasar, "Bapak masih shalat Dhuha, nanti hubungi kembali 5 menit lagi ya." Demikian pesannya.   Dhuha yang identik dengan salah satu shalat sunah dan salah satu nama surah dalam Al-Qur'an itu merupakan sepenggalan waktu yang selalu semua makhluk lewati tiap harinya.   Rentang waktu yang dim...