Secangkir minuman ringan yang menghimpun catatan akan keagungan Sang Pencipta atas berbagai hal yang dirasakan. Selalu ada keajaiban yang Allah hadirkan diluar batas kemanusiaan itu sendiri. Secangkir penyegar tentang perenungan hamparan bumi ini begitu luas bukan hanya dimensi tempatnya semata, namun kekuatan pesan yang diperlihatkan sehingga ada banyak hikmah yang dipetik sebagai sebuah perenungan akal untuk bekal bergerak. Seisi cangkir dari catatan kolaborasi sosial dengan sesama manusia yang membawa terbang dengan banyak hal yang begitu kaya dan luar biasa tentang pengalaman berinteraksi dan kekuatan pelajaran didalamnya.
Hidup tak sekadar puas dengan kopi ( copy ), tapi lipat gandakan kebahagiaan juga kebaikan dengan paste (tempel) dan share (berbagi) hal itu ke banyak tempat, orang dan waktu. Ada kesenangan yang cuma dipendam dalam diri sendiri saja, padahal bisa dibagi tanpa mengurangi. Ada kebahagiaan sekecil apa itu rupanya yang tak boleh berhenti pada diri saja, perlu dilanjutkan kemana-mana. Banyak kebaikan yang kadang sepele, hanya puas untuk "aku" saja. Padahal bisa digandakan tak hingga. Jika memasak dan aromanya hingga masuk rumah tetangga, Rasulullah saw. meminta kita melebihkan kuahnya untuk dirasakan tetangga tersebut. Saat hati patah dan hidup penuh duri sana sini. Kenapa kita perlu senyum saat berjumpa sesama? . Maknai senyum sebagai cara praktis dan gratis bersedekah saat di uji kegagalan dan diterpa kekurangan. Sebagaimana Rasulullah saw. Bilang, senyum pada saudaramu itu sedekah. Ah itu nampak terlalu mencari validasi atau pencitraan dalam kacamata ...
Komentar
Posting Komentar