Langsung ke konten utama

Postingan

[MENUNGGU]

"Menunggu itu akan seusia dengan besarnya harapanmu terhadap yang kau tunggu". Pernah anda bayangkan berapa lama Thomas Alfa Edison menunggu berhasilnya eksperimen menemukan lampu hingga percobaan terakhirnya?  Atau berapa waktu yang Habibie perlukan menunggu perjuangannya mulai dari belajar diluar negeri hingga terbangnya pesawat N250 karya pertama anak negeri yang ia bidani N250 pada tahun 1995?  Sebelum menerima wahyu pertama " Iqra' " , Rasulullah SAW menyendiri di Gua Hira. Tentu bukan waktu yang singkat bukan.  Mengapa mereka tetap bertahan menunggu?  Mereka punya harapan yang kuat terhadap yang ditunggu. Eksperimen yang begitu panjang, bahkan jika lebih lama lagi dari apa yang ditulis oleh sejarah sekalipun, tak mungkin akan menghentikan langkah Thomas Alfa Edison dan Habibie. Begitupun dengan Baginda Nabi Muhammad SAW, beliau memiliki keyakinan yang luar biasa atas harapan dari tujuannya menyendiri di gua Hira.  Menunggu bukan berarti kepasra...

[SEGELAS AIR SEHARGA SATU KERAJAAN]

"Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. " (QS.Al-Anbiya:17)  Suatu ketika di istananya di Baghdad, Khalifah Harun Ar-Rasyid duduk bersama Ibnu As-Sammak seorang ulama terkemuka. Saat ingin minum, meneguk segelas air Ibnu As-Sammak berkata, " Tunggu sebentar wahai Amirul Mukminin. Seandainya dalam keadaan haus dan engkau tak memperoleh segelas air ini, berapa harga yang mampu engkau bayar?" " Setengah dari kekayaan kerajaanku. " jawab Sang Khalifah yang kemudian meneguk air itu.  Ibnu As-Sammak kemudian bertanya kembali, "Seandainya air tadi sangat mendesak untukmu, tapi engkau tak mampu memperolehnya. Berapa harga yang akan engkau bayar untuk mendapatkannya? ". "Aku akan membayarnya dengan setengah dari kerajaanku". Jawab Harun Al-Rasyid.  "Sadarilah seluruh kekuasaan dan kekayaan di kerajaanmu, hanya senilai dengan segelas air". Ujar Ibnu Sammak. Betapa banyak nikmat anugerah Allah SWT, selain segela...

[MENULIS PERADABAN]

"Menulis itu merancang Peradaban" (Samuel Huntington)  Salah satu yang membahagiakan saya selama pandemi covid-19 adalah beberapa kali bisa mengikuti kelas menulis. Apakah sebelum pandemi tak ada kelas menulis? Banyak dan lebih banyak lagi kelas offline. Tentu jika offline akan banyak kendala. Jadwalnya tidak sesuai dengan waktu luang dan tempatnya tentu kebanyakan diluar kota bahkan luar NTB. Semasa pandemi kelas online banyak sekali bahkan sering dalam waktu bersamaan dengan narasumber yang berkaliber.  Weekend ini saya coba ngilmu di Syawalan Menulis Indonesia dan Kencan Puisi. Semua bangsa yang memiliki peradaban tak bisa dipisahkan dari budaya menulis. Bagaimana kita bisa mengetahui peradaban dimasa lalu tanpa adanya tulisan dimasa itu? dan bagaimana masa depan bisa melihat peradaban hari ini tanpa adanya warisan literasi? Menulis itu ibu dari peradaban.  "Menulis itu kekuatan" (Ibnu Sina). Kekuatan berpikir dan mengolah gaga...

[TENTANG RASA]

Sabtu pagi Puncak  Olat Maras UTS.  "Jika hanya mampu melihat foto paling indah dan membaca detail tentang sesuatu membuatmu kagum, itu belum seberapa dibandingkan rasa yang menggetarkanmu saat menatap langsung dengan mata dan menghirup udara tiap detailnya." Dulu saat mudik ke Bima, hanya sering melintas Palibelo (bandara) ke kota Bima cukup puas rasanya untuk menggambarkan Bima dengan perjalanan 20-30 menit itu. Namun, itu belum seberapa rasanya setelah saya keliling hampir semua kecamatan termasuk Tambora dan Sanggar nun paling jauh. Detail gambaran Bima makin luas. Saat mendaki puncak Gunung Tambora, maka makin dalam gambaran detail Bima.  Makin luas, kian dalam, dan tambah besar gambaran Bima dibandingkan peta yang pernah saya lihat, cerita yang terdengar, bahkan ulasan-ulasan sejarah yang terekam. Wawasan tentang Bima sebelum dan setelah terjun langsung menapaki tanahnya, menghirup udaranya, meneguk airnya, menatap mata dan senyum penduduknya, berinterak...

[BANJIR BUKAN SALAHNYA HUJAN]

Hampir setiap tahun kita akan menemukan banjir dalam kehidupan, hal itu bagian dari dinamika ketika negeri ini memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Banjir selalu hadir disaat bangsa kita berada dalam musim hujan. Pada saat banjir ia bermula dengan datangnya hujan dalam jangka waktu yang lama tanpa henti sehingga air yang turun menggenang dalam waktu tertentu terutama dipemukiman penduduk dan lahan pertanian. Sebagian dari kita tanpa sadar menyalahkan kenapa hujan datang terus menerus tanpa henti sehingga datang banjir. Ilmuwan muslim Harun Yahya menyatakan “ Air menguap dari bumi sebanyak 16.000.000 ton/detik, 513 triliun ton air pertahun. Angka ini sama dengan hujan yang jatuh kebumi dalam setahun. Air senantiasa berputar dalam siklus yang seimbang ‘. Banjir yang terjadi berarti bukan disebabkan hujan yang turun terlalu lama, namun karena ada factor penghambat yang menyumbat air hujan mengalir ke laut atau diserap kedalam bumi.  Hal ini dipertegas de...

[SANDARAN]

Luapan kecewa dan hilangnya harapan kala terjadi kegagalan adalah tanda mengandalkan daya diri dan tak bersandar pada Ilahi. (Ibn 'Athaillah)  Jika engkau mengandalkan pada kekuasaan, yakinlah cepat atau lambat ia akan selalu di pergilirkan.  Bila engkau terpaku cuma pada kekayaan, sebanyak dan melimpah apapun pasti memiliki batasan.  Saat engkau bergantung pada manusia atau makhluk semata, percayalah engkau pasti akan kecewa karena kita semua tergantung Sang Pencipta.  Kegagalan, keniscayaan bagi manusia. Tinggal seberapa perihnya yang berbeda. Namun, kegagalan bukan tanda titik yang mencabut harapan bagi mereka yang tau dimana mencari dan menempatkan sandaran.  12062021 #InspirasiWajahNegeri #MariBerbagiMakna #reHATIwan #SecangkirInspirasi #InspiringWords #MelawanDenganDamai #KepakSayapElangMuda #IWANwahyudi @inspirasiwajahnegeri @iwanwahyudi1

[MANUAL BOOK]

Manual book (buku petunjuk) selalu menyertai produk untuk menjamin kualitas dan kenyamanan bagi konsumen. Manual book adalah sebuah keharusan yang dilegalkan oleh undang-undang sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen. Dalam manual book dicantumkan spesifikasi produk, cara perawatan, panduan penggunaan, hal-hal yang dilarang dan beberapa hal mendasar dan penting yang harus diketahui oleh konsumen. Manual book tentunya dibuat tidak oleh sembarang pihak. Tentunya mereka yang paling mengetahui serta menguasai produk tersebut. Bisa saja ada orang lain  yang menguasai produk tersebut, akan tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan penguasaan dari si pembuat/penciptanya sehingga bagaimanapun otoritas pembuatan manual book hanya ada pada produsen. Semesta dan manusia adalah produk ciptaan Allah SWT. Dialah satu-satunya yang berhak dan berotoritas membuat "manual book" . Dialah yang paling tau spesifikasi manusia, tau kelemahan dan kekuatannya. Dialah yang tau jalan mana ya...